By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Warta Ahmadiyah
  • Beranda
  • Berita
    • Mancanegara
    • Nasional
    • Daerah
  • Organisasi
    • Ansharullah
    • Khuddam
    • Lajnah Imaillah
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Siaran Pers
Font ResizerAa
Warta AhmadiyahWarta Ahmadiyah
  • Beranda
  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Siaran Pers
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Siaran Pers
Follow US
  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Opini
  • Siaran Pers
© WartaAhmadiyah
BeritaDaerah

Ahmadiyah Majalengka Hadiri Dialog Terbuka ‘Damai dalam Kebhinekaan’

By Rafi Assamar Published 29 Oktober 2022 309 Views
Share
Foto bersama Narasumber dan peserta Dialog Terbuka. (Foto: Kontributor)
SHARE

Majalengka – Jemaat Ahmadiyah Cabang Sadasari Majalengka menghadiri undangan dialog terbuka dalam rangka Hari Sumpah Pemuda, bertempat di Aula FISIP Universitas Majalengka, Jumat (28/10/2022).

Acara yang diberi tema “Damai dalam Kebhinekaan” itu diinisiasi oleh Fahmina Institute.

Rombongan Ahmadiyah yang hadir diantaranya Mubalig Ahmadiyah Majalengka, Maulana Atta beserta tiga orang lainnya.

Maulana Atta menyampaikan kesannya selama mengikuti dialog terbuka. Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan isyarah akan nilai-nilai toleransi yang telah diajarkan Rasulullah SAW.

“Dialog terbuka ini sangat mengedukasi kita tentang nilai-nilai toleransi, yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW,” ucapnya.

Meskipun Maulana Atta menyebutkan bahwa nilai-nilai toleransi itu selama ini mengalamai tantangan tersendiri dalam pengamalannya.

“Kita menyadari seperti tengah kehilangan nilai-nilai (yang diajarkan Rasulullah SAW) tersebut,” pungkasnya.

Dialog terbuka tersebut menghadirkan sejumlah tokoh sebagai narasumber. Salah satunya adalah KH. Husein Muhammad, sosok yang dikenal giat mengkampanyekan kesetaraan gender dalam Islam.

Dalam pemaparannya, Kiayi Husein menyampaikan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah-tengah perbedaan dengan mengedepankan kemanusiaan.

“Perbedaan itu sangatlah wajar, namun demikian Rasulullah SAW dalam kisahnya tidak pernah menghilangkan rasa kemanusiaan. Mungkin kita mengingat peristiwa saat Rasulullah SAW berdiri ketika jenazah orang Yahudi lewat di depan beliau, dan beliau terus berdiri sampai iring-iringan jenazah itu menghilang dari pandangannya,” tuturnya.

Terakhir, Kiayi Husein menyampaikan kutipan dari karya buah tangannya yang berjudul “Toleransi dalam Islam.”

“Cinta dan kasih sayang memberi pengaruh internal lebih kuat daripada kebencian dan kekerasan,” pungkasnya.

You Might Also Like

MAHASISWA IAIN MANADO SAMBANGI MARKAS AHMADIYAH

Jemaat Ahmadiyah Namorambe Deli Serdang Gelar Sunatan Massal, Semangati Anak-Anak Rajin Mengaji

Mempererat Persahabatan, Jemaat Ahmadiyah Banyumas Ikut Workshop yang Diselenggarakan DEMA UIN Saizu

Kabinda, Kesbangpol hingga Intelkam Polda serta Kodam Undang JAI Kalbar Dialog

Usung Semangat Gotong Royong, Clean The City Cianjur Bersihkan Alun-Alun hingga Jalan Raya

TAGGED:ahmadiyahDialogMajalengkasumpah pemuda
Previous Article Sejumlah Tokoh Hadiri Peringatan Siratunnabi Muhammad SAW yang Digelar Ahmadiyah Depok
Next Article Excellent Program 2022 : Ciptakan Generasi Muda Ahmadiyah yang Unggul
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Ahmadiyah

Warta Ahmadiyah merupakan sumber resmi Jemaat Ahmadiyah Indonesia yang menyajikan ragam informasi seputar kegiatan dan pandangan Ahmadiyah mengenai berbagai hal.

Kategori

  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Opini
  • Siaran Pers

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Berita

Copyright © 2025 wartaahmadiyah.org All rights reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?