Cianjur, Warta Ahmadiyah – Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) menegaskan pentingnya ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Pesan tersebut mengemuka dalam Expo Ketahanan Pangan Ansar Farming dan program penanaman 100.000 pohon di Kampung Neglasari, Desa Sukadana, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Khilafat Ahmadiyah ke-118 yang mengangkat semangat pengabdian kepada masyarakat melalui program berkelanjutan di bidang pangan dan lingkungan.
Expo tersebut mempertemukan berbagai unsur masyarakat, mulai dari anggota Jemaat Ahmadiyah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga pemangku kepentingan setempat.
Baca juga: Gerakan Donor Darah Nasional Wilayah Banten Sukses Digelar di Jemaat Ahmadiyah Gondrong
Program yang dijalankan mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan penghijauan dalam satu model pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi.
Amir Nasional Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, mengatakan ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan merupakan dua aspek yang saling berkaitan dalam menjaga keberlanjutan kehidupan masyarakat.
Menurutnya, berbagai gejolak global, termasuk konflik dan ketidakstabilan ekonomi, dapat memengaruhi ketersediaan serta harga kebutuhan pokok sehingga kemandirian pangan perlu diperkuat sejak tingkat lokal.
“Tempat ini diharapkan menjadi ruang belajar, berdiskusi, dan berbagi pengalaman mengenai cara mengembangkan pertanian, perkebunan, dan peternakan yang lebih produktif sehingga memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Baca juga: Humanity First Indonesia Salurkan Hewan Kurban ke Penerima Manfaat di Daerah 3T
Selain itu, JAI terus mengembangkan gerakan penanaman 100.000 pohon sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan dan memperkuat mitigasi terhadap dampak perubahan iklim.
Sementara itu, Amir Daerah Jabar 4 Kabupaten Cianjur, Asep Hisyamudin, menilai sektor pertanian dapat menjadi kekuatan ekonomi daerah apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
Melalui Ansar Farming dan gerakan penghijauan dalam rangka Hari Khilafat Ahmadiyah ke-118, JAI berharap dapat mendorong masyarakat yang lebih mandiri, produktif, serta peduli terhadap lingkungan dan masa depan bersama.

Tidak ada Respon