By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Warta Ahmadiyah
Youtube
  • Beranda
  • Berita
    • Mancanegara
    • Nasional
    • Daerah
  • Organisasi
    • Ansharullah
    • Khuddam
    • Lajnah Imaillah
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Opini
  • Siaran Pers
Font ResizerAa
Warta AhmadiyahWarta Ahmadiyah
Pencarian
Follow US
  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Opini
  • Siaran Pers
© WartaAhmadiyah
Mancanegara

Jamaah Muslim Ahmadiyah Kanada Menyambut Keputusan Pengadilan Tinggi yang Memenangkan Cadar Sebagai bentuk Kebebasan Beragama

Last updated: 23 September 2015 17:19
By Redaksi 289 Views
Share
Jamaah Muslim Ahmadiyah Menyamput Keputusan Pengadilan Tinggi yang Memenangkan Cadar Sebagai bentuk Kebebasan BERAGAMA
SHARE

Jamaah Muslim Ahmadiyah Kanada memuji keputusan Pengadilan Tinggi Negara yang menolak permohonan Pemerintahan Harper yang mengajukan permohonan pelarangan cadar dalam kegiatan umum, dan dianggap sebagai kemenangan bagi kebebasan beragama.

Larangan terhadap cadar pertama kali mencuat pada tahun 2011 saat Zunera Ishaq, seorang imigran Pakistan, menolak untuk mengikuti kegiatan umum saat larangan tersebut diberlakukan pada tahun itu dan mengharuskannya melepas cadar. Hal ini memicu perselisihan di pengadilan yang berakhir dengan kekalahan Partai Konservatif, sebelum kemudian mereka mengajukan kembali permohonan pemberlakuan aturan tersebut yang kembali ditolak pada tanggal 16 September 2015.

“Kami sangat lega karena Pengadilan Tinggi Negara menjunjung tinggi prinsip kebebasan beragama. Sungguh suatu karunia, bisa tinggal di lingkungan yang bebas dan demokratis, sehingga pemerintah dan pengadilan bisa bersama mencapai keputusan untuk kebaikan banyak orang,” kata Lal Khan Malik, Amir Nasional Jemaat Ahmadiyah Kanada.

Peraturan tersebut, untuk saat ini, berarti memungkinkan wanita muslim Kanada yang mengenakan cadar bisa tetap turut serta dalam kegiatan umum pada saat Pemilihan Umum Kanada 19 Okyober mendatang.

Namun demikian, Partai Konservatif belum menyerah dalam upaya mereka melarang penggunaan cadar dalam kegiatan umum, mereka berjanji akan mengajukan banding hingga Mahkamah Agung, juga mengkampanyekan pemberlakuan aturan tersebut dalam waktu 100 hari jika mereka bisa memenangkan Pemilihan Umum 19 Oktober mendatang.

“Hal ini sangat bertentangan dengan segala hal yang berhubungan dengan status kewarganegaraan di Kanada,” demikian komentar Safwan Choudhry, juru bicara komunitas Muslim di Toronto, tentang upaya Pemerintah Harper untuk melarang cadar.

Menurut Choudhry, mantan Menteri Keimigrasian Jason Kenney menyebutkan bahwa cadar harus dilarang karena sehelai kain yang menutup wajah akan membuat orang-orang tidak bisa mendengar suara seorang wanita mengucapkan Sumpah Kewarganegaraannya dengan jelas. Dia (Choudhry) mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar, pengguna cadar masih bisa saling mendengar suara masing-masing dengan jelas.

“Cadar bukan peredam suara,” kata Choudhry, “Menurut saya, yang saat ini sedang diperjuangkan adalah kebebasan beragama dan berekspresi di Kanada”.

Sementara beberapa sekte Muslim lebih ketat daripada sekte lainnya dalam menerapkan aturan penutup tubuh dan kepala, Choudhry mengatakan bahwa anggota Ahmadiyah lebih bebas memilih pakaian keagamaan yang ingin mereka kenakan.

“Harus menjadi keputusan mereka sendiri, sebagaimana selama ini (bagi waraga Kanada pada umumnya),” kata Choudhry. “Sejak dahulu, tidak pernah menjadi masalah bagi seseorang untuk mengenakan simbol keagamaan apapun”.

Meskipun begitu, dia memuji penolakan Pengadilan Tinggi terhadap permohonan pemerintah yang sejalan dengan nilai-nilai bangsa Kanada, dan menunjukkan bahwa Kanada sebagai negara yang bebas dan demokratis.

Pemimpin Partai Liberal Justin Trudeau juga ikut mendukung muslim Kanada dan mengkritik Stephen Harper yang mengangkat masalah cadar sebagai pemecah belah di tengah musim kampanye.

“Hal ini akan berlanjut ke masalah perpecahan politik dan bahkan akan menimbulkan rasa takut, dan hal ini tidak berharga bagi negeri yang beragam dan hebat seperti Kanada,” kata Trudeau dalam kampanyenya di Calgary, sebagaimana dikutip CBC. (STU/Dnz)

sumber : Ahmadiyya Muslim community hails Federal Court niqab decision as win for religious freedom

You Might Also Like

Kanada: Kelompok Muslim Ahmadiyah Hamilton Memberikan Donasi ‘Gift Of Life’ Di Klinik Darah Kanada

Pidato Pembukaan Jalsah UK, Huzur Menekankan Takwa: Meninggalkan Allah Mengarah Kepada Cengkeraman Setan

Kemunafikan beberapa pemimpin dunia yang ikut berpawai di Paris mengenai kebebasan berbicara

Kaum Perempuan Muslim Ahmadiyah Inggris mengumpulkan dana 1000 poundsterling demi anak-anak pengidap cedera otak

“Nabi Muhammad (saw) Pahlawan Kemanusiaan” – Khalifah Ahmadiyah Sampaikan Ceramah Bersejarah di Markas UNESCO.

TAGGED:ahmadiyah kanadacadarkebebasan beragamaniqab
By Redaksi
Follow:
MEDIA INFORMASI JEMAAT AHMADIYAH INDONESIA
Previous Article AMSA-sumatera-barat-sumbar-rapat-konsolidasi-ahmadiyah AMSA Sumbar Adakan Rapat Konsolidasi
Next Article gambia_yahya_jammeh_ahmadiyah Mengapa Lembaga Islam Nasional Gambia ingin Mendeklarasikan Ahmadiyah Sebagai Non Muslim?
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Might Also Like

MancanegaraPerspektif

Mitos dan fakta tentang konflik Israel Palestina dan Ahmadiyah

Redaksi 7 Min Read
Mancanegara

Pesan Tahun Baru Hadhrat Khalifah Islam Ahmadiyah

Redaksi 2 Min Read
islam-ahmadiyah-sri-lanka-memberikan-al-quran-sinhala-pemuka-agama-budha
DakwahMancanegara

Jamaah Islam Ahamdiyah Sri Lanka memberikan Al-Quran Terjemah Sinhala Kepada Pemuka Agama Budha

Redaksi 2 Min Read
Previous Next
Warta Ahmadiyah

Warta Ahmadiyah merupakan sumber resmi Jemaat Ahmadiyah Indonesia yang menyajikan ragam informasi seputar kegiatan dan pandangan Ahmadiyah mengenai berbagai hal.

Kategori

  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Opini
  • Siaran Pers

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Berita

Copyright 2016 – 2023 @wartaahamdiyah.org All rights reserved

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?