KPA Experiment Week: Momentum Bangkitnya Generasi Ahmadi yang Percaya Diri dan Berdedikasi

Munadi AhmadNasional3 min
Foto Bersama para peserta KPA Experiment Day 2026 dan para Orang tua seusai kegiatan yang penuh Khidmat dan Berkesan.
A-AA+A++

Jakarta, Warta Ahmadiyah — Kesuksesan KPA Experiment Week 2026 tidak hanya diukur dari antusiasme peserta selama empat hari pelaksanaan, tetapi juga dari perubahan karakter yang diharapkan tumbuh setelah anak-anak kembali ke rumah dan lingkungan mereka. Melalui pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif, Sekretariat Tarbiyat Pengurus Besar Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia ingin menanamkan rasa bangga sebagai anak Ahmadi sejak usia dini.

Ketua Pelaksana KPA Experiment Week 2026, Fadhillah Ahmad, mengatakan harapan terbesar panitia bukan sekadar keberhasilan penyelenggaraan kegiatan, melainkan lahirnya generasi muda yang percaya diri, mencintai Jemaat, dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Harapan terdekat kami sederhana, tetapi sangat penting. Kami ingin anak-anak pulang dengan rasa bangga menjadi anak Ahmadi. Mereka percaya diri, aktif, peduli, lalu menceritakan pengalaman KPA kepada teman-temannya di sekolah maupun di jemaat sehingga semakin banyak anak yang ingin ikut pada tahun berikutnya,” ungkapnya.

Baca juga: Hari Bhayangkara ke-80, Jemaat Ahmadiyah Serukan Penghargaan untuk Polri yang Tak Kenal Lelah Jaga NKRI

Menurutnya, KPA Experiment Week 2026 menghadirkan perubahan besar dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Untuk pertama kalinya, pembinaan anak usia sekolah dasar menggunakan pendekatan experiential learning, fun learning, simulasi, dan role play sehingga peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga belajar melalui pengalaman langsung.

Ia mengakui proses persiapan sempat diwarnai berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan tenaga panitia hingga kebutuhan perlengkapan eksperimen. Namun, seluruh keraguan tersebut terbayar ketika melihat antusiasme peserta di berbagai daerah.

“Belajar agama tidak lagi hanya duduk dan mendengarkan. Anak-anak bergerak, mencoba, berdiskusi, dan merasakan langsung pengalaman belajar. Dari dokumentasi yang kami terima dari ratusan titik pelaksanaan, mereka terlihat sangat menikmati setiap sesi,” katanya.

Respons positif juga datang dari para orang tua. Fadhillah mengungkapkan banyak orang tua mengaku baru menyadari potensi kepemimpinan dan kepercayaan diri anak mereka setelah melihat keberanian memimpin kelompok, mempraktikkan wudu, azan, maupun gerakan salat selama kegiatan berlangsung.

Baca juga: KPA Experiment Week 2026 Serua Hadirkan Pembelajaran Agama Berbasis Sains untuk Anak Ahmadi

Sementara itu, Sekretaris Tarbiyat Pengurus Besar Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Mubarak Ahmad Kamil, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti KPA Experiment Week dengan penuh semangat.

“Apresiasi setinggi-tingginya dan rasa bangga kami untuk adik-adik peserta KPA tingkat SD di seluruh Indonesia. Kebahagiaan, kreativitas, dan keseruan yang adik-adik pancarkan sepanjang KPA Experiment Week menjadi energi yang sangat luar biasa bagi Jemaat,” ujarnya.

Menurutnya, generasi yang mengikuti KPA tahun ini merupakan generasi yang akan mengisi perjalanan abad kedua Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia. Karena itu, pengalaman selama mengikuti KPA diharapkan menjadi bekal untuk terus rajin beribadah, kreatif, percaya diri, serta menjadi Duta Kebaikan di sekolah maupun di tengah masyarakat.