Ketua DPRD Sulut Dukung Penuh JAI, Ahmadiyah Buktikan Kontribusi Nyata untuk Manado

Munadi AhmadNasional2 min
Penyerahan Cendera Mata berupa Buku Suvenir Tasyakur 100 Tahun JAI Oleh Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia kepada Ketua DPRD Sulawesi Utara.
A-AA+A++

Manado, Warta Ahmadiyah — Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia memperkenalkan berbagai program sosial dan kemanusiaan kepada jajaran DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam kunjungan silaturahmi yang dipimpin Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, di Kantor DPRD Sulawesi Utara, Manado, Selasa (23/6/2026).

Rombongan Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia diterima langsung Ketua DPRD Sulawesi Utara, Fransiskus Andi Silangen, dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi, toleransi, dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan daerah.

Dalam kesempatan itu, Amir Nasional memperkenalkan berbagai aktivitas Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia yang selama ini berfokus pada bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pengabdian sosial di tengah masyarakat.

“Kami juga diterima dengan sangat baik oleh Bapak Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Beliau mengapresiasi bagaimana Ahmadiyah dapat turut menjaga toleransi dan juga menjaga kesatuan, khususnya di masyarakat Provinsi Sulawesi Utara,” ujarnya.

Baca juga: IAKN Manado: Keberagaman Kekuatan Bangsa, Ahmadiyah Perluas Dialog Akademik

Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia juga menyampaikan komitmennya untuk terus membangun kerja sama yang positif dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat dalam program-program sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Ketua DPRD Sulawesi Utara, Fransiskus Andi Silangen, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Ahmadiyah dalam bidang kemanusiaan dan pelayanan sosial. Menurutnya, keberadaan organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa.

“Kita semakin paham bahwa Ahmadiyah dihadirkan Tuhan di bangsa ini dengan tujuan mulia yang menyentuh hal-hal dasar seperti pendidikan dan kesehatan secara langsung. Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa keberagaman harus dipandang sebagai kekuatan bangsa. Menurutnya, seluruh organisasi keagamaan memiliki kedudukan yang sama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga: Amir Nasional JAI Temui Wakil Gubernur Sulut, Toleransi dan Kolaborasi Jadi Fokus Utama

Fransiskus juga mendorong Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, guna membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam bidang sosial dan kemasyarakatan.

Pertemuan tersebut ditutup dengan pertukaran cendera mata dan foto bersama. Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia berharap silaturahmi dengan DPRD Sulawesi Utara dapat memperkuat semangat toleransi, memperluas kolaborasi sosial, serta meningkatkan kontribusi kemanusiaan bagi masyarakat dan bangsa.