Generasi Waqf-e-Nau Diajak Mengenal Diri Sebelum Mengubah Dunia

Munadi AhmadNasional2 min
Icke Hamzah mengajak peserta Ijtima Nasional Waqf-e-Nau 2026 mengenali jati diri sebelum mengembangkan potensi dan berkontribusi bagi masyarakat.
A-AA+A++

Bogor, Warta Ahmadiyah — Menjadi generasi yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat dimulai dari satu langkah sederhana: mengenal diri sendiri. Pesan tersebut disampaikan Icke Hamzah sebagai konsultan dan motivator, dalam Ijtima Nasional Waqf-e-Nau 2026 di Kemang, Bogor, saat mengajak peserta mempersiapkan diri menjadi generasi pengkhidmat yang siap menghadapi masa depan.

Waqf-e-Nau merupakan program pembinaan Jemaat Muslim Ahmadiyah bagi anak-anak yang sejak sebelum kelahirannya telah didedikasikan oleh orang tua untuk mengkhidmati agama. Mereka kemudian mendapat pembinaan secara berkelanjutan agar tumbuh menjadi generasi yang memiliki pengetahuan, akhlak, serta kesiapan untuk berkontribusi bagi Jemaat dan masyarakat.

Menurut Icke Hamzah, anggota Waqf-e-Nau merupakan generasi yang dipersiapkan untuk memberi kontribusi bagi Jemaat, bangsa, dan kemanusiaan. Namun sebelum mengembangkan potensi yang dimiliki, mereka perlu memahami jati diri serta tujuan hidup yang hendak dicapai.

Baca juga: Ijtima Nasional Waqf-e-Nau Dorong Lahirnya Generasi Pengkhidmat yang Militan

Ia mengaitkan hal tersebut dengan visi Indonesia Emas 2045, ketika generasi muda saat ini akan menjadi pelaku utama dalam berbagai bidang kehidupan. Karena itu, setiap anak muda didorong memaksimalkan potensi yang telah Allah anugerahkan melalui proses mengenal dirinya dengan benar.

“Ketika seseorang mengenal dirinya, ia akan mengetahui potensi yang Allah berikan dan memahami kontribusi terbaik yang dapat ia persembahkan kepada masyarakat.”

Menurutnya, pengenalan diri bukan sekadar memahami kemampuan pribadi, tetapi juga menyadari tanggung jawab yang menyertai setiap potensi tersebut. Dari kesadaran itulah lahir semangat untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Baca juga: Ijtima Nasional Waqf-e-Nau Perkuat Pembinaan Calon Pemimpin Jemaat Masa Depan

Icke menilai generasi Waqf-e-Nau memiliki kesempatan besar untuk menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki arah hidup yang jelas karena dibangun di atas nilai-nilai keimanan dan pengabdian.

Melalui pembinaan seperti Ijtima Nasional Waqf-e-Nau, para peserta diharapkan mampu membangun karakter yang kuat, memahami tujuan hidupnya, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang siap menghidmati Jemaat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan kemanusiaan.