Jakarta, Warta Ahmadiyah — Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendekatan pendidikan yang adaptif dan berorientasi pada pembentukan karakter. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan KPA Experiment Week 2026 yang berlangsung pada 25–28 Juni 2026 dengan mengusung tema “The Golden Generation.”
Program yang digagas Sekretariat Tarbiyat Pengurus Besar Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia itu diikuti ratusan anak Ahmadi dari berbagai daerah. Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi keagamaan, kegiatan ini juga mengembangkan kemampuan berpikir, kepemimpinan, literasi, serta nilai-nilai kemanusiaan melalui metode pembelajaran yang lebih interaktif.
Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, KPA Experiment Week tahun ini menerapkan pendekatan experiential learning, fun learning, simulasi, role play, dan pendampingan kelompok. Metode tersebut dirancang agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang aktif sehingga materi lebih mudah dipahami sekaligus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Anak Muda Ahmadiyah Bogor Raya Tancap Gas, Jadi Motor Penggerak KPA Experiment Week 2026
Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, mengatakan perubahan metode pembelajaran merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pendidikan anak di lingkungan Jemaat Ahmadiyah.
“Apabila tahun-tahun sebelumnya lebih kepada kegiatan yang satu arah, kali ini metode pembelajaran menggunakan experiential learning atau pembelajaran berdasarkan pengalaman. Kemudian ada fun learning, simulasi, role play, dan mentoring. Mudah-mudahan pola pembelajaran baru ini membuat materi lebih mudah diterima, diserap, dan diimplementasikan oleh anak-anak kita,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki kedekatan spiritual, akhlak mulia, dan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menanamkan kecintaan kepada Allah SWT, Al-Qur’an, keluarga, dan masyarakat.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini anak-anak kita dapat lebih mengenal Allah, mencintai Al-Qur’an, mengamalkan ajaran Islam, menghormati orang tua, menyayangi saudara-saudaranya, serta mencintai umat manusia di lingkungan sekitarnya,” katanya.
Baca juga: Lajnah Imaillah Banten Gelar Ijtima Daerah, Wujudkan Generasi yang Tangguh
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Sekretariat Tarbiyat dan seluruh panitia di berbagai daerah yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembinaan generasi muda membutuhkan kolaborasi seluruh elemen Jemaat.
Melalui KPA Experiment Week 2026, Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia berharap lahir generasi emas yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga berkarakter kuat, gemar belajar, berintegritas, serta siap memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.

Tidak ada Respon