Dalam pemaparannya, Mln. Harpan Ahmad menekankan bahwa kampus perlu menjadi ruang tumbuhnya komunikasi yang sehat, toleransi, dan penghormatan terhadap kemanusiaan. Menurutnya, dialog antaragama bukan sekadar menjaga kerukunan, tetapi juga bagian penting dalam membangun peradaban Indonesia yang damai dan berkeadaban. Melalui workshop ini, PCRP dan Jemaat Ahmadiyah Indonesia berharap ruang-ruang perjumpaan lintas kampus dan lintas agama dapat terus berkembang sebagai strategi pendidikan perdamaian bagi generasi muda di tengah tantangan polarisasi global.
Paramadina dan Ahmadiyah Perkuat Dialog Antaragama di Tengah Polarisasi Generasi Muda

Tidak ada Respon