Jakarta, Warta Ahmadiyah — Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia terus mengembangkan pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda melalui KPA Experiment Week 2026. Memasuki rangkaian kegiatan bertema “The Power of Jamaah: United as One”, peserta diajak memahami bahwa kekuatan seorang anak Ahmadi tidak terletak pada kemampuan individu semata, melainkan pada kebersamaan, kedisiplinan, dan semangat berjemaah.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) tersebut menjadi bagian dari program pembinaan anak usia sekolah dasar yang diselenggarakan Sekretariat Tarbiyat Pengurus Besar Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia. Melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif, peserta diajak belajar bekerja sama, membangun kepercayaan, dan memperkuat persaudaraan.
Tema “The Power of Jamaah: United as One” menanamkan pemahaman bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kehebatan pribadi. Seorang anak Ahmadi didorong untuk mampu melebur, patuh, dan bergerak bersama dalam kehidupan berjemaah.
Baca juga: Wisata Tarbiyat Jemaat Ahmadiyah Karawang Pererat Ukhuwah di Tengah Suasana Alam
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan ice breaking yang membangun suasana kebersamaan di antara peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi outbound yang dirancang untuk melatih kerja sama, komunikasi, dan kepemimpinan.
Setelah salat berjamaah dan makan siang bersama, peserta mengikuti kegiatan The Hizeb Olympic. Melalui berbagai permainan kelompok, peserta diajak mengembangkan kekompakan, sportivitas, dan rasa tanggung jawab.
Suasana kebersamaan semakin terasa dalam sesi “Malam Keakraban: Satu Doa untuk Selamanya”. Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus mempererat hubungan antarpeserta yang berasal dari berbagai daerah.
Baca juga: Lajnah Imaillah Banten Gelar Ijtima Daerah, Wujudkan Generasi yang Tangguh
Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Tarbiyat Pengurus Besar Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, panitia pusat, dan panitia daerah yang telah menyelenggarakan KPA Experiment Week 2026.
“Saya ingin mengucapkan apresiasi yang mendalam kepada Sekretaris Tarbiyat Pengurus Besar Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia dan juga tim serta panitia lokal di seluruh wilayah Indonesia atas terselenggaranya kegiatan KPA Experiment Week pada kali ini,” ujarnya.
Menurut Amir Nasional, metode pembelajaran yang diterapkan tahun ini diharapkan membuat materi lebih mudah diterima dan diterapkan oleh peserta.
“Mudah-mudahan dengan pola-pola pembelajaran yang baru ini, KPA dapat berjalan secara lebih efektif, materi-materi yang disampaikan lebih mudah diterima, diserap, dan juga diimplementasikan oleh anak-anak kita,” katanya.

Tidak ada Respon