Menurutnya, momentum tersebut memiliki makna penting karena menjadi bagian dari pembinaan generasi yang akan mengisi abad kedua Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia setelah memasuki usia satu abad pada 2025.
“Kalian adalah generasi emas yang akan memimpin abad kedua Jemaat ini. Jadikan pengalaman ini sebagai penyemangat untuk terus rajin beribadah, kreatif, percaya diri, dan menjadi Duta Kebaikan di sekolah maupun di tengah masyarakat,” katanya.
Melalui inovasi pembelajaran yang lebih partisipatif, Sekretariat Tarbiyat PB Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia berharap KPA Experiment Week menjadi fondasi lahirnya generasi Ahmadi yang berkarakter kuat, mencintai ilmu, percaya diri, serta siap memberikan kontribusi positif bagi Jemaat, bangsa, dan kemanusiaan.

Tidak ada Respon