Jakarta, Warta Ahmadiyah — Menjelang pelaksanaan Jalsah Salanah UK 2026, Khalifatul Masih V, Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengingatkan bahwa makna menghadiri Jalsah tidak terletak pada banyaknya peserta yang berkumpul atau jauhnya perjalanan yang ditempuh, melainkan pada perubahan yang lahir dalam diri setiap orang yang hadir. Jalsah Salanah hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat ketaatan kepada Allah dan memperbarui keikhlasan dalam menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim.
Menurut Huzur, setiap peserta perlu meluruskan niat sebelum menghadiri Jalsah Salanah. Tujuan utamanya bukan sekadar menghadiri sebuah pertemuan tahunan, tetapi membawa pulang perubahan nyata berupa meningkatnya kualitas spiritual, akhlak, serta pemahaman terhadap ajaran Islam.
Beliau menegaskan bahwa seorang Muslim Ahmadi hendaknya menjadikan setiap kesempatan pembinaan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah. Ketaatan yang dibangun atas dasar keikhlasan akan melahirkan pribadi yang lebih baik, lebih rendah hati, dan lebih siap mengabdikan diri kepada agama maupun sesama manusia.
Baca juga: Halili Hasan Hadiri Jalsah Salanah UK 2026, Pelajari Persatuan dan Perdamaian
Huzur juga mengingatkan bahwa nilai sebuah Jalsah tidak diukur dari banyaknya ceramah yang didengar atau kegiatan yang diikuti, tetapi dari sejauh mana nasihat-nasihat tersebut membentuk perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, setiap peserta diharapkan datang dengan hati yang siap menerima bimbingan serta tekad untuk mengamalkannya setelah kembali ke rumah masing-masing.
Menurut beliau, hanya dengan menjadi Muslim Ahmadi yang sejati melalui ketaatan kepada Allah, seseorang dapat memancarkan ajaran Islam yang sesungguhnya kepada dunia. Perubahan pribadi itulah yang kemudian menjadi sumber lahirnya kedamaian, kasih sayang, dan pelayanan kepada sesama.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa seluruh amal ibadah hendaknya dilakukan semata-mata untuk meraih rida Allah, bukan demi pujian atau pengakuan manusia. Keikhlasan menjadi ruh yang menghidupkan setiap amal sehingga mampu memberikan pengaruh positif bagi diri sendiri maupun masyarakat.
Menjelang berkumpulnya puluhan ribu peserta dari berbagai negara dalam Jalsah Salanah UK 2026, Huzur mengajak setiap Muslim Ahmadi menjadikan pertemuan tahunan tersebut sebagai awal dari perjalanan memperbaiki diri. Ketika ketaatan semakin kokoh dan keikhlasan semakin mendalam, seorang mukmin tidak hanya memperoleh manfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga mampu menjadi pembawa pesan Islam yang damai bagi lingkungan dan dunia.
Bagi Jemaat Muslim Ahmadiyah, Jalsah Salanah merupakan momentum pembinaan rohani yang bertujuan mempererat hubungan dengan Allah, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat untuk mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan nyata melalui akhlak, pengabdian, dan pelayanan kepada sesama.

Tidak ada Respon