Jakarta, Warta Ahmadiyah — Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 yang mengusung tema “Ayah Wajib Hadir” menghadirkan pesan penting mengenai peran keluarga dalam membentuk generasi masa depan. Tema tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan pelaksanaan KPA Experiment Week 2026 yang diselenggarakan Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia sebagai bagian dari pembinaan anak dan generasi muda.
KPA Experiment Week yang berlangsung pada 25–28 Juni 2026 tidak hanya menjadi ruang pembelajaran bagi anak-anak Ahmadi, tetapi juga memperlihatkan pentingnya keterlibatan keluarga dalam proses tarbiyat. Melalui berbagai tema yang diangkat, peserta diajak mengenal Allah, memahami kekuatan doa, menghayati kebersamaan dalam Jemaat, hingga membangun karakter sebagai generasi emas.
Tema Harganas tahun ini menegaskan bahwa kehadiran ayah tidak hanya dimaknai secara fisik, melainkan juga dalam bentuk pendampingan, pendidikan, keteladanan, dan penguatan karakter anak. Nilai tersebut sejalan dengan konsep tarbiyat keluarga yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembinaan Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia.
Baca juga: KPA Experiment Week 2026 Cetak Generasi Emas Ahmadi, Anak-anak Pulang Jadi Duta Kebaikan
Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, dalam sambutannya pada KPA Experiment Week 2026 menekankan pentingnya pembinaan generasi sejak usia dini.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini anak-anakku semuanya dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah, lebih mencintai Al-Qur’an, lebih mengamalkan ajaran Islam, serta mencintai orang tua, saudara, dan umat manusia di lingkungan sekitar kita,” ujarnya.
KPA Experiment Week tahun ini juga menghadirkan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif melalui experiential learning, fun learning, simulasi, dan pendampingan kelompok. Pendekatan tersebut membantu anak-anak memahami nilai-nilai agama secara lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Generasi Penerus Lajnah Imaillah Tanjung Medan Gelar Bedah Buku untuk Tingkatkan Literasi
Pada tema “The Invisible Power: Doa”, peserta diajak memahami bahwa doa merupakan sumber kekuatan seorang Muslim. Sementara tema “The Power of Jamaah: United as One” menanamkan pentingnya kebersamaan dan kerja sama dalam kehidupan berjemaah.
Puncak kegiatan melalui tema “The Golden Generation” menegaskan cita-cita melahirkan generasi Ahmadi yang high-tech dan high-pray, yaitu generasi yang unggul dalam pendidikan sekaligus kuat dalam spiritualitas.
Dalam konteks Harganas, KPA menjadi salah satu bentuk penguatan tarbiyat keluarga. Kegiatan tersebut tidak menggantikan peran orang tua, melainkan menjadi mitra keluarga dalam membentuk anak yang berakhlak, disiplin, dan dekat dengan Allah.

Tidak ada Respon