Jayapura, Warta Ahmadiyah- Rumah belajar Al-Masroor di Jayapura diresmikan kembali, menyediakan fasilitas belajar, membaca, dan mengaji secara gratis bagi anak-anak dan masyarakat sekitar.
Program ini bagian dari inisiatif Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia membangun 100 rumah belajar di seluruh tanah air.
Rumah belajar di Jayapura sendiri sejatinya telah ada sejak 2016 dengan nama Rumah Belajar Sitarah Papua.
Baca juga: Haul Gus Dur Jadi Ruang Inklusif, Jemaat Ahmadiyah Rasakan Toleransi Nyata di Tasikmalaya
Rumah belajar ini didirikan oleh Mln. Muhaimin yang saat itu bertugas sebagai mubaligh Jemaat Ahmadiyah di Jayapura.
Seiring waktu, namanya berganti menjadi Rumah Belajar Al-Masroor.
“Ini adalah hal yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan adanya taman baca dan rumah belajar ini diharapkan anak-anak dan lainnya dapat mengambil manfaat terutama bagi warga di sekitaran rumah missi Jayapura,” kata ketua Jemaat Ahmadiyah Jayapura, Redi Purnomo.
“Semua ini disediakan gratis. Bukan hanya belajar dan membaca bahkan diajarkan juga mengaji,” sambungnya.
Baca juga: Humanity First Indonesia Prioritaskan Pendidikan Anak-Anak Korban Banjir di Aceh
Sementara itu Mubaligh Daerah Jemaat Ahmadiyah Papua, Mln. Abul Ghani melihat banyaknya manfaat dari keberadaan rumah belajar.
“Kewajiban kita belajar dari lahir hingga masuk liang lahat, bukan hanya anak kecil bahkan orang dewasa pun dapat mengambil manfaat dari rumah belajar ini,” kata Mln. Abdul Ghani.
Baca juga: Humanity First Fokuskan Program Tanggap Darurat Fase 2 pada Pemulihan Pendidikan Anak
Acara peresmian ditutup dengan doa bersama. Hadir pada acara 13 anak-anak dan 8 orang dewasa, anggota jemaat serta warga sekitar rumah belajar.
Setelah peresmian, jumlah pengunjung semakin bertambah, terutama anak-anak yang datang untuk membaca dan mengaji.
Rumah belajar Al-Masroor berkontribusi memberikan akses pendidikan gratis bagi masyarakat Jayapura.