Tasikmalaya, Warta Ahmadiyah — Upaya menghadirkan lingkungan yang lebih ramah bagi anak berkebutuhan khusus terus diperkuat di Kota Tasikmalaya. Dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026, Lajnah Imaillah Tasikmalaya berkolaborasi dengan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Tasikmalaya menghadirkan layanan fisioterapi, terapi wicara, dan pendampingan bagi keluarga anak penyandang disabilitas di PAUD Kober Nurhikmat, Kecamatan Mangkubumi, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi lanjutan dari puncak peringatan Hari Anak Nasional yang sebelumnya juga melibatkan Lajnah Imaillah sebagai bagian dari kepanitiaan. Kali ini, perhatian difokuskan pada pelayanan langsung bagi anak-anak berkebutuhan khusus sekaligus penguatan peran orang tua melalui sesi parenting.
Sebanyak 26 anak penyandang disabilitas mengikuti layanan terapi yang diberikan oleh delapan terapis, meliputi fisioterapi dan terapi wicara sesuai kebutuhan masing-masing peserta.
Baca juga: Tokoh Indonesia Terima Pesan Perdamaian dari Khalifah Muslim Ahmadiyah
Ketua KPAD Kota Tasikmalaya, Rina Marlina, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membantu keluarga yang selama ini masih mengalami keterbatasan dalam mengakses layanan tumbuh kembang anak.
“Kami ingin memberikan ruang bagi para orang tua yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan pelayanan khusus bagi tumbuh kembang anak-anak disabilitas. Semoga kegiatan ini dapat membantu sekaligus memberikan harapan bagi mereka,” ujarnya.
Selain layanan terapi, para orang tua mengikuti sesi parenting untuk memperoleh pengetahuan mengenai cara mendampingi perkembangan anak di lingkungan keluarga. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran keluarga sebagai pendamping utama dalam proses tumbuh kembang anak.
Baca juga: Khalifah Muslim Ahmadiyah Terima Tokoh Indonesia dalam Audiensi Khusus di Islamabad
Program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya AMAN Indonesia, Forum Anak Daerah Kota Tasikmalaya, Pager Asik, serta sejumlah unsur pemerintah daerah seperti DPPPAKB, Dinas Sosial, Disdukcapil, Kecamatan Mangkubumi, dan Kelurahan Cipari.
Bagi Lajnah Imaillah Tasikmalaya, keterlibatan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif dan memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan berkembang tanpa diskriminasi.
Kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, relawan, dan komunitas dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 menunjukkan bahwa perlindungan anak tidak berhenti pada seremoni tahunan. Ketika berbagai pihak bekerja bersama menghadirkan layanan yang dibutuhkan masyarakat, hak-hak anak dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberi manfaat langsung bagi keluarga.

Tidak ada Respon