Khalifah Muslim Ahmadiyah Terima Tokoh Indonesia dalam Audiensi Khusus di Islamabad

Munadi AhmadMancanegara2 min
Sejumlah tokoh Indonesia beraudiensi dengan Pimpinan Global Muslim Ahmadiyah, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad (aba), di Islamabad, Inggris.
A-AA+A++

Surrey, Warta Ahmadiyah — Sejumlah tokoh Indonesia dari kalangan pemerintahan, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan organisasi keagamaan mendapat kesempatan mengikuti mulaqat atau audiensi khusus bersama Pimpinan Global Muslim Ahmadiyah, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad (aba) di Islamabad, Surrey, Inggris, Selasa (29/7/2026).

Pertemuan berlangsung setelah rangkaian Jalsah Salanah UK 2026 dan menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan para tamu undangan. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, para peserta berkesempatan berdialog secara langsung dengan Khalifah Muslim Ahmadiyah mengenai berbagai persoalan kemanusiaan, kehidupan beragama, perdamaian, serta tantangan masyarakat global.

Rombongan Indonesia terdiri atas tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang, di antaranya Koordinator Staf Khusus Kementerian Agama Republik Indonesia Prof. Dr. Farid Fachruddin Saenong, Tenaga Ahli Utama Kedeputian Kantor Staf Presiden Republik Indonesia Ahmad Fuad Fanani, Direktur Eksekutif SETARA Institute Halili Hasan, tokoh Fatayat Nahdlatul Ulama Maria Ulfah Anshor, serta sejumlah pengurus Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia.

Baca juga: Pengalaman Jalsah Salanah UK, Direktur SETARA Institute Soroti Kekuatan Kemanusiaan

Turut mendampingi rombongan tersebut Raisutabligh Pengurus Besar Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Mln. Maksum Ahmad, Sadr Majelis Khuddamul Ahmadiyah Indonesia, Muhammad Anahdi Sholihin, dan Mln. Mahmood Ahmad Wardi, bersama jajaran pendamping lainnya.

Mulaqat merupakan tradisi yang telah lama menjadi bagian dari kepemimpinan spiritual Khalifah Muslim Ahmadiyah. Dalam forum tersebut, para tamu memperoleh kesempatan menyampaikan pandangan, bertukar pengalaman, sekaligus mendengarkan nasihat secara langsung dari Khalifah mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di berbagai belahan dunia.

Bagi para peserta dari Indonesia, audiensi tersebut menjadi pengalaman yang berkesan karena menghadirkan ruang dialog yang terbuka dalam suasana saling menghormati. Beragam latar belakang profesi dan organisasi tidak menjadi penghalang untuk berdiskusi mengenai nilai-nilai perdamaian, persaudaraan, serta kontribusi agama bagi kehidupan masyarakat.

Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Cisalada Kumpulkan 34 Kantong Darah dalam Aksi Donor

Pertemuan di Islamabad juga menjadi penutup rangkaian kunjungan para tokoh Indonesia dalam Jalsah Salanah UK 2026. Setelah selama beberapa hari mengikuti berbagai sesi pembinaan, dialog, dan kegiatan kemasyarakatan, para peserta memperoleh kesempatan bertemu langsung dengan pemimpin spiritual Jemaat Muslim Ahmadiyah yang membimbing jutaan anggota Jemaat di lebih dari 200 negara.

Pesan-pesan yang disampaikan dalam mulaqat tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian laporan khusus Warta Ahmadiyah, yang mengulas berbagai nasihat Khalifah Muslim Ahmadiyah kepada para tokoh Indonesia mengenai perdamaian, kemanusiaan, kehidupan berbangsa, serta masa depan hubungan antarumat beragama.