Tasikmalaya, Warta Ahmadiyah- Dalam momentum peringatan Siratun Nabi Muhammad SAW 1447 H, Jemaat Muslim Ahmadiyah Singaparna turut serta memperingatinya melalui kegiatan yang penuh makna.
Peringatan Siratun Nabi Muhammad SAW membahas peristiwa miraj wal isra tersebut dilaksanakan dalam bentuk pengajian pada Sabtu, 25 Januari 2025.
Adapun kegiatan ini bertempat di Masjid Baiturrahim, Babakan Sindang, Kecamatan Singaparna.
Baca juga: Bupati Landak Terima Silaturahmi Ahmadiyah Kalbar di Momen Spesial
Pada kesempatan tersebut, Mubaligh Jemaat Muslim Ahmadiyah Singaparna, Mln. Kamal Yusuf, menyampaikan bahwa peristiwa miraj wal isra terjadi pada masa Rasulullah SAW berada dalam kondisi kesulitan yang sangat berat.
Dimana setelah wafatnya paman beliau dan istri tercinta, Khadijah RA, yang selama ini menjadi pendukung utama dakwah Rasulullah.
Namun di balik ujian yang berat itu, terdapat hikmah yang sangat besar bagi umat Islam, yakni turunnya perintah sholat lima waktu.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Tenjowaringin Gelar Santunan Anak Yatim dalam Rangka Tasyakur
Perintah sholat tersebut diberikan langsung kepada Nabi Muhammad SAW pada peristiwa Mi’raj wal Isra sebagai kewajiban utama bagi seluruh umat Islam.
Lebih lanjut, Mln. Kamal Yusuf menekankan bahwa peringatan miraj wal isra hendaknya dimaknai oleh seluruh anggota sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, khususnya sholat.
Sholat dipandang sebagai sarana pembersihan dan pensucian diri, serta sebagai bentuk kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT.
Pengajian peringatan Siratun Nabi Muhammad SAW dengan tema Miraj wal Isra tersebut ditutup dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat zuhur berjamaah.
Kontributor: Tsabit Ahmad Somantri
Editor: Talhah Lukman A