Mataram, Warta Ahmadiyah- Amir Daerah Jemaat Ahmadiyah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan mubaligh daerah melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Nurul Madina.
Dalam kesemaptan ini, Amir Daerah Jemaat Muslim Ahmadiyah NTB bersama Mubaligh Daerah NTB melakukan kunjungan ke kediaman Buya Muhammad Subki Sasaki.
Kegiatan pada Senin 2 Maret ini berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Madinah, Kuripan Utara, Lombok Barat.
Baca juga: Berbagi Takjil, Lajnah Imaillah Cigintung Tebar Kebaikan
Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum penyerahan buku Muslim Ahmadiyah dan Indonesia: 100 Tahun Keberagaman dan Kerja Kemanusiaan.
Buku tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi dan penguatan silaturahmi antar tokoh keagamaan di NTB.
Buya Muhammad Subki Sasaki mendirikan Pondok Pesantren Nurul Madinah pada 27 Juli 2009.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Denpasar Turut dalam Kegiatan Bersih-Bersih Pantai
Selain aktif di dunia pendidikan, ia juga terlibat dalam kegiatan lintas agama.
Buya Subki Sasaki menjabat sebagai Ketua DPD Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Provinsi NTB periode 2023–2028.
Dalam buku itu, ia menyampaikan pandangannya terkait peran Jemaat Ahmadiyah dalam menjaga kerukunan.
Menurut Buya Subki Sasaki, kontribusi Ahmadiyah terlihat dari sikap damai dan tidak melakukan intimidasi terhadap kelompok lain.
Sikap hidup berdampingan tersebut menjadi contoh nyata sekaligus edukasi penting bagi masyarakat.
Baca juga: Bakti Sosial Jemaat Ahmadiyah Sadasari di Ramadhan, Salurkan Sembako ke Warga
Kegiatan silaturahmi ini diharapkan mempererat hubungan antar tokoh dan lembaga keagamaan.
Kegiatan ini juga menegaskan komitmen bersama dalam merawat kerukunan serta kehidupan bermasyarakat yang harmonis di NTB. *