Jakarat, Warta Ahmadiyah- Global Telethone merupakan program tahunan Humanity First Internasional.
Sebuah acara tahunan yang menjadi bagian dari program fundraising. Acara rutin ini diselenggarakan secara serempak yang dilaksanakan oleh negara-negara yang terdapat Humanity First dan memiliki kapasitas untuk menyelenggarakan Global Telethon.
Atas persetujuan Hadhrat Khalifatul Masih V, Hazrat Mirza Masroor Ahmad aba, acara dijadwalkan berlangsung live dari Gedung Studio MTA Indonesia, Jakarta pada 10 Mei 2026.
Baca juga: Rumah Belajar Noor Jemaat Ahmadiyah Tanjung Medan Fokus Tingkatkan Skill Komputer dan Bahasa Inggris
Isu ketahanan pangan global menjadi tantangan kemanusiaan yang semakin mendesak di tengah dinamika geopolitik dunia, perubahan iklim, serta meningkatnya kerentanan sosial di berbagai negara.
Berdasarkan data World Food Programme tahun 2026, sebanyak 363 juta orang di 83 negara menghadapi keterbatasan akses terhadap pangan hingga ancaman kelaparan di tingkat individu maupun komunitas.
Sebagai organisasi kemanusiaan internasional, Humanity First International bersama Humanity First Indonesia memandang ketahanan pangan sebagai bagian penting dari upaya menjaga martabat manusia, kesetaraan sosial, dan stabilitas masyarakat dunia.
Baca juga: Pemuda Ahmadiyah Depok Perkuat Silaturahmi Lewat Pendakian Gunung Ciremai
Potensi krisis pangan global pada periode 2026–2027 diperkirakan meningkat akibat berbagai faktor, termasuk fenomena El Nino yang berdampak pada penurunan produksi serealia dunia, serta konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi distribusi energi dan pupuk internasional. Kondisi tersebut dapat berdampak langsung terhadap rantai pasok pangan global dan meningkatkan kerentanan masyarakat di berbagai negara.
Sebagai respons terhadap situasi tersebut, Humanity First Indonesia menyelenggarakan Global Telethon Humanity First International yang dipandu oleh Raswandika Sutman dan Radiyah Mardhiyah selaku host.
Agenda kali ini mengangkat tema Food Security: Peran Komunitas Keagamaan pada Kesiapan Ketahanan Pangan dalam menghadapi ancaman krisis pangan dunia.
Baca juga: AMLA Indonesia Bekali Jemaat Ahmadiyah Sadasari dan Majalengka dengan Literasi Hukum
Dengan menghadirkan tokoh nasional, akademisi, aktivis kemanusiaan, dan perwakilan komunitas lintas agama, Global Telethone kali ini diisi oleh Kandali Achmad Lubis selaku Chairman Humanity First Indonesia, Fuad Fanani, Ph.D selaku Tenaga Ahli Utama KSP RI, dan Mukhibullah selaku Sekretaris Nasional Jaringan Gusdurian.
Hadir pula sebagai pembicaraAhmad Masihuddin selaku Vice Chairman Humanity First Indonesia.
Dalam Global Telethon Humanity First Indonesia 2026, wanita memiliki peran penting.
Mereka menjadi ‘jantung’ dalam program ketahanan pangan, dengan narasumber Prof. Dr. Siti Aisyah Bakrie, M.Pd selaku Sadr Lajnah Imailah Jemaat Muslim Ahmadiyah, Prof. Musdah Mulia selaku Pendiri ICRP dan Nn. Soraya Maria selaku Kepala Bidang Kreatif dari Humanity First Indonesia.
Global Telethon akan dibagi ke dalam tiga segmen diskusi utama. Segmen pertama bertajuk ‘Hubungan Isu Geopolitik terhadap Ketahanan Pangan dan Kesiapan Komunitas Kelompok Agama’ , Segmen kedua mengangkat tema ‘Kesiapan Ketahanan Pangan terhadap Kelompok Agama di Indonesia; serta segmen ketiga bertajuk ‘Peran Komunitas Perempuan Keagamaan dalam Mempersiapkan Ketahanan Pangan’.
Di sela segmen 2, akan ada live session dengan Panti Asuhan LKSA Hasanah Kautsar yang mana merupakan program Orphancare dari Humanity First.