Generasi Muda Ahmadiyah, Kado Kemerdekaan untuk Indonesia

Munadi AhmadNasional2 min
Mubarak Ahmad Kamil menilai generasi muda Ahmadi yang tangguh dalam iman, cerdas, dan kritis menjadi kado terbaik untuk Indonesia.
A-AA+A++

Bogor, Warta Ahmadiyah — Memaknai kemerdekaan bagi generasi muda tidak hanya dilakukan melalui perayaan, tetapi juga dengan mempersiapkan diri menjadi generasi yang beriman, cerdas, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Tarbiyat Pengurus Besar Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Mubarak Ahmad Kamil, seusai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kampus Mubarak, Kemang, Bogor, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, kecintaan kepada tanah air tidak dapat dipisahkan dari keimanan dan ketakwaan. Karena itu, generasi muda Ahmadiyah perlu memahami bahwa menjaga keimanan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi juga menjadi bagian dari upaya memaknai kemerdekaan.

Ia menilai tantangan generasi saat ini berbeda dengan generasi sebelumnya. Perkembangan digital membawa berbagai kemudahan, tetapi juga membutuhkan kemampuan untuk menyaring informasi dan menjaga diri dari pengaruh negatif.

Baca juga: Cinta Indonesia Menjadi Bagian dari Keimanan, Amir Nasional Ajak Ahmadi Terus Berkontribusi

“Generasi sekarang dalam mencintai tanah air adalah bagaimana adik-adik bisa tetap mempertahankan keimanan dan ketakwaan di tengah arus informasi dan digitalisasi yang begitu kencang,” ujarnya.

Sekertaris Tarbiyat Pengurus Besar Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia mengatakan, generasi muda perlu menjadi pribadi yang tangguh dalam keimanan, sekaligus cerdas dan kritis dalam menghadapi perkembangan zaman. Kemampuan tersebut diperlukan agar teknologi dapat dimanfaatkan secara positif tanpa menggeser nilai-nilai yang menjadi pegangan dalam kehidupan.

Pria yang akrab di sapa Kang Kamil itu juga mengingatkan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh penggunaan teknologi secara berlebihan maupun aktivitas digital yang dapat membawa dampak negatif. Menurutnya, menjaga keseimbangan antara perkembangan teknologi dan kehidupan spiritual menjadi bagian penting dari pembinaan generasi muda.

Baca juga: Cinta Indonesia Diwujudkan lewat Doa, Kontribusi, dan Keteladanan

“Generasi muda Indonesia adalah generasi yang tangguh, generasi yang cerdas dan generasi yang kritis tanpa terpengaruh digitalisasi menjadi ke arah yang negatif,” katanya.

Harapnya generasi muda Ahmadiyah dapat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk terus meningkatkan kualitas diri sekaligus mempersiapkan kontribusi bagi bangsa. Menurutnya, generasi yang mampu menjaga keimanan dan ketakwaan di tengah berbagai tantangan merupakan bentuk kecintaan kepada tanah air.

“Kado yang paling istimewa bagi bangsa Indonesia yang dipersembahkan bagi orang-orang Ahmadi adalah generasi muda Ahmadi yang mencintai tanah airnya dengan mempertahankan keimanan dan ketakwaan di tengah arus godaan dan guncangan informasi serta digitalisasi,” ujarnya.

Melalui pembinaan generasi muda, nilai kecintaan kepada Indonesia diharapkan tumbuh bersama dengan keimanan, kecerdasan, sikap kritis, dan kemampuan menghadapi perubahan zaman. Dengan bekal tersebut, generasi muda Ahmadiyah dipersiapkan untuk memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan masyarakat.