Cinta Indonesia Diwujudkan lewat Doa, Kontribusi, dan Keteladanan

Munadi AhmadNasional2 min
Usai upacara HUT RI ke-81, Amir Nasional JAI tekankan cinta Indonesia melalui doa, kontribusi, dan pengabdian kepada bangsa.
A-AA+A++

Bogor, Warta Ahmadiyah — Mencintai Indonesia tidak cukup hanya diwujudkan melalui perayaan kemerdekaan, tetapi juga melalui doa, kontribusi, serta perilaku yang memberi manfaat bagi bangsa. Pesan tersebut disampaikan Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, seusai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kampus Mubarak, Kemang, Bogor, Senin (17/8/2026).

Menurut Zaki, ajaran Islam mengajarkan hubbul wathan minal iman, bahwa kecintaan kepada tanah air merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan seorang Muslim. Karena itu, Muslim Ahmadi didorong untuk terus mencintai bangsa, masyarakat, dan negara Indonesia.

“Jangan pernah lelah untuk mencintai bangsa dan negara Indonesia. Implementasinya, kita harus senantiasa berdoa untuk kemajuan dan kemaslahatan bangsa ini, kemudian mendoakan para pemimpin bangsa supaya dapat membawa Indonesia menuju kemajuan yang lebih baik,” ujarnya.

Baca juga: Donor Darah Jemaat Ahmadiyah Cianjur Raya Kumpulkan 62 Labu

Kecintaan tersebut, lanjutnya, juga diwujudkan melalui sikap aktif dan konstruktif dalam kehidupan bermasyarakat. Kritik maupun masukan kepada pemerintah, menurutnya, perlu disampaikan dengan cara yang bijak dan sesuai dengan ajaran Islam. Pada saat yang sama, Muslim Ahmadi didorong menjauhi korupsi, narkoba, dan berbagai perilaku yang merugikan masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan dalam berbagai program Jemaat merupakan salah satu bentuk kontribusi kepada bangsa. Menurutnya, berbagai kegiatan Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia di bidang kemanusiaan, sosial, pendidikan, dan lingkungan merupakan upaya memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Baca juga: Silaturahmi ke Biontong, Amanat Awwalin Kembali Diteruskan kepada Generasi Penerus

Bagi generasi muda, kecintaan kepada Indonesia dapat dimulai dari menjalankan peran masing-masing dengan sebaik-baiknya. Pelajar didorong menjadi pelajar yang baik, sementara mereka yang bekerja di berbagai bidang diharapkan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan negara.

“Isilah kehidupan dan keseharian adik-adik semua dengan hal-hal yang positif. Jangan menghabiskan waktu hanya untuk scrolling media sosial, flexing, dan sebagainya. Banyak-banyaklah berdoa dan berzikir kepada Allah Ta’ala sehingga Allah senantiasa mencintai dan meridai apa yang adik-adik lakukan,” katanya.

Melalui pesan tersebut, Amir Nasional mengajak Muslim Ahmadi untuk mengisi kemerdekaan dengan menjadi warga negara yang bertanggung jawab, menjauhi perilaku yang merusak, serta terus menghadirkan kontribusi nyata bagi Indonesia melalui kehidupan yang berlandaskan keimanan dan pengabdian.