Sanggau – Di tengah semangat Ramadhan, Jemaat Ahmadiyah Entikong, yang berada di perbatasan Indonesia-Malaysia, menggelar acara buka puasa bersama sekaligus peringatan Nuzulul Quran.
Hal ini berlangsung di tengah kegiatan Safari Ramadhan oleh mubaligh dan dai, yang mengunjungi beberapa tempat dan warga Ahmadiyah setempat
Acara ini tak sekadar menjadi momen kebersamaan, tetapi juga ajang pendalaman ilmu keislaman, dengan kajian yang disampaikan oleh Mln. Nur Khoer. Sabtu, 22 Maret 2025.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Daerah Tasikmalaya Hadiri Buka Bersama dengan Shinta Wahid di Penghujung Ramadhan
Acara ini juga dihadiri oleh seorang tokoh masyarakat setempat, Dolar Semanjuntak, yang berasal dari komunitas Katolik. Ia selalu mendukung kegiatan positif yang diadakan Jemaat Ahmadiyah.
Kehadirannya mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama, di mana nilai-nilai persaudaraan tetap terjaga meskipun dalam keberagaman.
Dalam kajian ini, Mln. Nur Khoer menyampaikan keutamaan bulan Ramadhan, bagaimana bulan suci ini menjadi momen terbaik untuk meningkatkan ketakwaan dan meraih keberkahan.
Baca juga: Forum Silaturahmi Masyarakat Desa Kersamaju: Warga Ahmadiyah Ikut Andil
Ia juga membahas hikmah puasa, yaitu sebagai latihan kesabaran, pengendalian diri, dan peningkatan spiritual.
Selain itu, ia mengingatkan tentang hal-hal yang dapat membatalkan puasa seperti salah satunya makan dan minum dengan sengaja. Termasuk juga muntah dengan sengaja.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Banyumas Raya Kembali Hadir di Momen Pelaksanaan Earth Hour
Peserta diingatkan bahwa puasa bukan hanya sekadar ibadah fisik, tetapi juga latihan spiritual untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, bertakwa, dan penuh kasih sayang.
Di tengah perbatasan yang jauh dari pusat kota, kehangatan Ramadhan tetap menyala. Inilah momen di mana ukhuwah Islamiyah semakin erat, ilmu semakin bertambah, dan hati semakin dekat kepada Allah.
Kontributor: Sajid Ahmad S
Editor: Talhah Lukman