Guildford, Warta Ahmadiyah — Ijtima Nasional Khuddamul Ahmadiyah UK 2026 berlangsung pada 25–27 September 2026 di Hook Lane, Puttenham, Guildford, Inggris, dengan tema “Our Paradise Lies In Our God”. Pada pidato penutupnya, Khalifah Islam Ahmadiyah V Hazrat Mirza Masroor Ahmad Aba mengingatkan pentingnya menyadari karunia yang telah diterima anggota Jemaat.
Huzur menyampaikan bahwa menerima Hazrat Mirza Ghulam Ahmad, Al-Masih yang Dijanjikan as merupakan nikmat besar bagi anggota Jemaat Muslim Ahmadiyah. Di tengah kehidupan yang dipenuhi materialisme dan berbagai gangguan, anggota Jemaat diingatkan untuk terus menyadari dan mensyukuri karunia tersebut.
“Kesadaran terhadap nikmat ilahi perlu tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Keimanan tidak cukup hanya diakui, tetapi perlu dijaga dengan sikap yang sesuai dengan tujuan didirikannya Jemaat”. Pesannya.
Baca juga: Ijtima Nasional Khuddamul Ahmadiyah UK 2026 Tekankan Jalan Ketakwaan Menuju Tuhan
Dalam pidatonya, Huzur juga menjelaskan makna keputusan ma’ruf dan ketaatan dengan mengutip penjelasan Khalifah Islam Ahmadiyah I, Hazrat Hakim Nurudin ra. Beliau mengingatkan agar seseorang tidak menjadikan penilaian pribadinya sebagai ukuran untuk menerima atau menolak suatu keputusan.
Ia memperingatkan bahwa sikap seperti itu dapat membuat setiap individu berjalan berdasarkan pertimbangannya sendiri. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat mengganggu keteraturan dalam kehidupan berjamaah.
Baca juga: Memilih Pasangan Hidup, Antara Cinta, Keyakinan, dan Masa Depan Keluarga
Karena itu, ketaatan bukan sekadar mengikuti sebuah keputusan, tetapi juga memahami kedudukan keputusan ma’ruf dalam kehidupan Jemaat. Sikap tersebut menuntut anggota untuk mengesampingkan penilaian pribadi ketika sebuah keputusan telah ditetapkan sesuai prinsip yang berlaku.
Pesan tersebut menjadi nasihat bagi generasi muda Ahmadiyah untuk mensyukuri karunia keimanan dan menjalankan ketaatan dengan penuh tanggung jawab.

Tidak ada Respon