Bogor, Warta Ahmadiyah — Mencintai bangsa dan negara merupakan bagian dari keimanan seorang Muslim. Pesan tersebut disampaikan Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, dalam amanat upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kampus Mubarak, Kemang, Bogor, Senin (17/8/2026).
Amirnas mengingatkan bahwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 berlangsung pada 9 Ramadan 1364 H. Momentum tersebut, menurutnya, perlu diisi dengan rasa syukur yang diterjemahkan melalui kontribusi nyata dalam kehidupan sebagai warga negara.
Ia menegaskan bahwa kecintaan kepada Indonesia perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain melalui doa untuk kemajuan bangsa dan para pemimpin, serta sikap yang baik dalam menyampaikan kritik maupun masukan kepada pemerintah.
Baca juga: Cinta Indonesia Diwujudkan lewat Doa, Kontribusi, dan Keteladanan
“Jangan pernah lelah untuk mencintai bangsa dan negara Indonesia. Kita harus senantiasa berdoa untuk kemajuan dan kemaslahatan bangsa ini, kemudian mendoakan para pemimpin bangsa supaya dapat membawa Indonesia menuju kemajuan yang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, kecintaan kepada negara juga tercermin dari sikap menjauhi berbagai persoalan yang merugikan masyarakat, seperti korupsi dan penyalahgunaan narkoba. Ia mengajak Muslim Ahmadi untuk ikut mengedukasi lingkungan sekitar mengenai pentingnya menjauhi perilaku tersebut.
Pimpinan Nasional JAI juga menyebut berbagai kegiatan Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia di bidang kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, sosial, dan lingkungan sebagai ruang pengabdian yang dapat menjadi bagian dari kontribusi anggota kepada masyarakat. Ke depan, program-program tersebut diharapkan terus dikembangkan di berbagai wilayah Indonesia.
Baca juga: Donor Darah Jemaat Ahmadiyah Cianjur Raya Kumpulkan 62 Labu
Bagi generasi muda, Zaki mendorong agar kecintaan kepada Indonesia diwujudkan dengan menjalankan tanggung jawab masing-masing secara optimal. Pelajar diharapkan menjadi pelajar yang baik, sementara mereka yang bekerja di berbagai bidang didorong memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
“Isilah kehidupan dan keseharian adik-adik semua dengan hal-hal yang positif. Jangan menghabiskan waktu hanya untuk scrolling media sosial, flexing, dan sebagainya. Banyak-banyaklah berdoa dan berzikir kepada Allah Ta’ala,” katanya.
Melalui amanat tersebut, Zaki Firdaus Syahid mengajak Muslim Ahmadi mengisi kemerdekaan dengan kehidupan yang berlandaskan keimanan, menjauhi perilaku yang merugikan bangsa, serta terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan negara. Ia juga mengajak seluruh peserta mendoakan agar Indonesia senantiasa diberi keadilan sosial, kemajuan, dan kesejahteraan.

Tidak ada Respon