Islamabad, Rumah Khalifah dan Pusat Persatuan Muslim Ahmadi

Munadi AhmadMancanegara3 min
Di Surrey, Inggris, berdiri Islamabad, rumah Khalifah sekaligus pusat kepemimpinan dan pelayanan yang menghubungkan Muslim Ahmadi di seluruh dunia.
A-AA+A++

Surrey, Warta Ahmadiyah — Di kawasan pedesaan yang tenang di Surrey, Inggris, berdiri sebuah kompleks yang setiap hari menjadi pusat komunikasi, pelayanan, dan kepemimpinan bagi jutaan Muslim Ahmadi di berbagai belahan dunia. Tempat itu bernama Islamabad, rumah Khalifatul Masih sekaligus Markaz Internasional Jemaat Muslim Ahmadiyah, tempat berbagai keputusan, doa, dan arahan bagi Jemaat di lebih dari 200 negara berpusat.

Berbeda dengan Islamabad, ibu kota Pakistan, Islamabad yang berada di Surrey merupakan kompleks internasional Jemaat Muslim Ahmadiyah yang dibangun sebagai pusat kepemimpinan global. Dari sinilah Khalifatul Masih memimpin Jemaat, menerima tamu dari berbagai negara, menyampaikan khutbah, serta mengoordinasikan berbagai kegiatan dakwah, pendidikan, dan kemanusiaan yang berlangsung di seluruh dunia.

Baca juga: Baitul Futuh, Simbol Islam yang Tumbuh melalui Pelayanan dan Persaudaraan

Keberadaan Islamabad berawal dari hijrahnya Khalifatul Masih IV, Hazrat Mirza Tahir Ahmad, ke Inggris pada 1984. Seiring berkembangnya aktivitas Jemaat di tingkat internasional, Masjid Fazl yang selama puluhan tahun menjadi pusat kepemimpinan tidak lagi mampu menampung kebutuhan administrasi dan pelayanan yang terus meningkat. Karena itu, Jemaat kemudian membeli lahan di kawasan Tilford, Surrey, untuk membangun pusat internasional yang lebih luas dan representatif.

Kawasan tersebut kemudian diberi nama Islamabad, yang berarti Kota Perdamaian. Nama tersebut mencerminkan cita-cita agar pusat kepemimpinan Jemaat tidak hanya menjadi tempat administrasi, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai Islam yang damai, terbuka, dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Selama bertahun-tahun, Islamabad berkembang menjadi pusat berbagai kegiatan internasional. Di dalamnya berdiri Masjid Mubarak, kantor-kantor administrasi internasional, ruang pertemuan, pusat pelayanan, fasilitas pendidikan, serta kediaman Khalifatul Masih. Dari kompleks inilah surat-surat, permohonan doa, serta berbagai urusan Jemaat dari seluruh dunia diterima dan ditindaklanjuti setiap hari.

Baca juga: Masjid Fazl, Jejak Awal Islam Berakar di London

Momen bersejarah terjadi pada 2019 ketika Khalifatul Masih V, Hazrat Mirza Masroor Ahmad, secara resmi memindahkan Markaz Internasional Jemaat Muslim Ahmadiyah dari Masjid Fazl di London ke Islamabad. Perpindahan tersebut menandai babak baru perjalanan Jemaat dalam menghadapi perkembangan dakwah global dengan fasilitas yang lebih memadai tanpa meninggalkan semangat kesederhanaan dan pelayanan.