Islam Menempatkan Keadilan di Atas Kebencian, Al-Qur’an Tegaskan Pentingnya Menghormati Sesama

Munadi AhmadKeislaman2 min
Islam menempatkan keadilan dan penghormatan terhadap sesama sebagai fondasi dalam membangun kehidupan yang damai.
A-AA+A++

Jakarta, Warta Ahmadiyah — Islam menempatkan keadilan sebagai prinsip yang tidak boleh dikalahkan oleh kebencian. Bahkan ketika menghadapi perbedaan maupun perselisihan, Al-Qur’an mengajarkan agar seorang Muslim tetap menjunjung keadilan, menghormati martabat manusia, dan tidak membiarkan prasangka menguasai sikap maupun tindakan.

Prinsip tersebut ditegaskan Allah SWT dalam Surah Al-Ma’idah ayat 8:

“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan karena Allah dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa.” (QS. Al-Ma’idah: 8).

Ayat ini menunjukkan bahwa Islam menempatkan keadilan di atas sentimen pribadi maupun kelompok. Bahkan ketika menghadapi perbedaan atau perlakuan yang tidak menyenangkan, seorang Muslim tetap dituntut menjaga akhlak dan memperlakukan setiap orang secara adil.

Baca juga: Dunia yang Damai Dimulai dari Cara Kita Memperlakukan Sesama

Pesan yang sama disampaikan Khalifatul Masih V, Hazrat Mirza Masroor Ahmad, dalam pidato Justice in an Unjust World di York University, Kanada. Beliau menegaskan bahwa keadilan tidak boleh dibatasi oleh kepentingan kelompok, melainkan harus diwujudkan melalui penghormatan terhadap hak setiap manusia.

“Kita harus memperjuangkan hak-hak orang lain dengan semangat yang sama seperti ketika memperjuangkan hak kita sendiri.”

Menurut Hazrat Mirza Masroor Ahmad, keadilan merupakan fondasi bagi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan. Karena itu, Islam mengajarkan umatnya untuk tetap menghormati martabat manusia dan memenuhi hak-hak orang lain, sekalipun terdapat perbedaan keyakinan, latar belakang, ataupun kepentingan.

Nilai tersebut menunjukkan bahwa kebencian tidak pernah menjadi landasan dalam ajaran Islam. Sebaliknya, setiap Muslim didorong untuk mengedepankan kejujuran, keadilan, dan penghormatan terhadap sesama sebagai wujud ketakwaan kepada Allah SWT.

Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Gunungkidul Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Polsek Rongkop

Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin beragam, pesan Al-Qur’an ini menjadi pengingat bahwa perbedaan tidak boleh melahirkan ketidakadilan. Justru kemampuan menjaga akhlak, menghormati martabat manusia, dan memperlakukan setiap orang secara adil merupakan fondasi bagi terciptanya kehidupan yang damai, harmonis, dan saling menghargai.