Bekali Anak Asuh Jadi Mandiri, LKSA Hasanah Kautsar Gelar Pelatihan Kerajinan Gantungan Kunci

Talhah Lukman ANasional2 min
LKSA Hasanah
LKSA Hasanah Kautsar bekali anak asuh dengan keterampilan kewirausahaan melalui kerajinan gantungan kunci
A-AA+A++

Tasikmalaya, Warta Ahmadiyah- LKSA Hasanah Kautsar, Tasikmalaya mengadakan kegiatan kewirausahaan bagi anak-anak asuh melalui pelatihan pembuatan gantungan kunci berbahan kawat bulu.

Bertujuan sebagai upaya membekali mereka dengan keterampilan hidup dan menumbuhkan jiwa mandiri sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu 21 Juni 2026 tersebut diikuti oleh anak-anak asuh LKSA Hasanah Kautsar.

Baca juga: Mengapa Jemaat Ahmadiyah Memiliki Sistem Pengorbanan Harta? Makna Candah dalam Islam

Pembuatan gantungan kunci menjadi salah satu program pembinaan guna mengembangkan kreativitas sekaligus melatih kesabaran, ketelitian, dan rasa percaya diri.

Dengan memanfaatkan kawat bulu sebagai bahan utama, peserta belajar mengolah material sederhana menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Selama proses pembuatan gantungan kunci, anak-anak LKSA Hasanah Kautsar diberi pendampingan untuk mengenal setiap tahapan.

Baca juga: Lajnah Imaillah Tanjung Jalin Rabtah dengan Penghulu Desa Sei Meranti Darussalam

Mulai dari membentuk pola, merangkai bagian-bagian kerajinan, hingga menghasilkan gantungan kunci yang siap digunakan.

Proses tersebut mengajarkan bahwa sebuah karya yang baik lahir dari ketekunan, kesabaran, dan kemauan untuk terus belajar.

Kegiatan kewirausahaan ini tidak hanya berfokus pada hasil akhir berupa produk, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter.

Baca juga: Hak Perempuan dalam Islam Dibangun di Atas Keadilan dan Martabat, Bukan Sekadar Kebebasan

Melalui pelatihan tersebut, anak-anak didorong untuk mengenali potensi diri, mengembangkan kreativitas, serta membangun semangat kemandirian sebagai bekal menghadapi masa depan.

Setiap gantungan kunci yang dihasilkan menjadi bukti proses belajar yang telah mereka lalui.

Writer: Deslia Nisrina HanifaEditor: Talhah Lukman A