Amerika Serikat, Warta Ahmadiyah- Kunjungan dua anggota Lajnah Imaillah Indonesia ke Masjid Baitur Rahman, Virginia, pada 6 Juli 2026 menjadi sesuatu yang berkesan.
Melalui kunjungan di momen Jalsah Salanah USA, kedua anggota Lajnah Imaillah Indonesia, Qanita Qamarani dan Yuni Purnamawati memperoleh pemahaman luas.
Dimana mereka secara mendalam mengetahui sejarah, pengorbanan, dan perkembangan Jemaat Muslim Ahmadiyah di Amerika Serikat.
Baca juga: Jalsah Salanah Dinilai Perkuat Dialog dan Kolaborasi di Tengah Keberagaman
Masjid Baitur Rahman diresmikan pada 14 Oktober 1994 oleh Hadhrat Mirza Tahir Ahmad. aba.
Dalam peresmiannya, beliau menegaskan bahwa membangun masjid demi Allah merupakan amal yang mulia.
Namun, kemuliaan sebuah masjid tidak terletak pada kemegahan bangunannya, melainkan pada ketakwaan dan ketulusan para jamaah yang menghidupkannya.
Baca juga: Lajnah Imaillah Indonesia Dukung Klinik Edukasi KBB, Perkuat Kolaborasi Lintas Institusi
Huzur juga menekankan prinsip Islam tentang kebebasan beragama serta keterbukaan, sehingga masjid menjadi tempat ibadah yang terbuka bagi siapa pun yang mengimani keesaan Tuhan.
Masjid Masjid Baitur Rahman dibangun dengan biaya sekitar 4,25 juta Dolar AS.
Dimana hampir seluruhnya berasal dari pengorbanan anggota Jemaat Ahmadiyah Amerika Serikat, dengan kontribusi terbesar dari Ahmadiyya Medical Association.
Baca juga: Jalsah Salanah 2026 Digelar Serentak di Enam Wilayah, Angkat Tema Agama sebagai Solusi bagi Bangsa
Baitur Rahman merupakan masjid ke-29 yang didirikan Jemaat Ahmadiyah di Amerika Serikat sejak 1922.

Tidak ada Respon