Banjarnegara, Warta Ahmadiyah — Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia menggelar Jalsah Salanah 2026 Wilayah Jawa Tengah–DIY di Banjarnegara pada 3–5 Juli 2026 dengan mengusung tema “Saatnya Agama Menjadi Solusi, Bukan Sekadar Seremoni.” Tema tersebut menegaskan pentingnya menghadirkan nilai-nilai agama dalam kehidupan nyata sebagai jawaban atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Jalsah Salanah menjadi forum tahunan pembinaan rohani yang mempertemukan anggota Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri Naib Amir Bidang Maal Pengurus Besar Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Arifin Muhammad Suriahminata, yang mewakili Amir Nasional, para mubaligh, pengurus wilayah, serta tokoh masyarakat setempat.
Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian Jalsah Salanah berlangsung dengan lancar, penuh keberkahan, dan memberikan manfaat nyata bagi para peserta.
Baca juga: Jalsah Salanah USA 2026, Dua Lajnah Imaillah Asal Indonesia Ikut Berkontribusi
Ia menegaskan bahwa tema Jalsah Salanah tahun ini dipilih sebagai pengingat bahwa agama tidak boleh berhenti pada simbol, seremoni, maupun rutinitas ibadah semata, tetapi harus hadir dalam bentuk pengamalan yang memberi manfaat bagi kehidupan.
“Tema ini bertujuan memastikan agama diwujudkan dalam amalan-amalan yang nyata serta mampu menjawab berbagai tantangan kehidupan. Agama tidak hanya sekadar seremoni, tetapi harus menjadi solusi bagi kemaslahatan umat manusia,” ujarnya.
Menurut Amir Nasional, nilai-nilai Islam memiliki relevansi yang kuat dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini. Karena itu, pembinaan melalui Jalsah Salanah diharapkan semakin memperkuat keimanan sekaligus mendorong lahirnya kontribusi nyata anggota Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia di tengah kehidupan bermasyarakat.
Baca juga: Jalsah Salanah Papua 2026 Dorong Penguatan Akhlak dan Persaudaraan Jemaat
Tema tersebut juga menjadi ajakan agar setiap individu menjadikan ajaran agama sebagai pedoman dalam membangun keluarga, memperkuat kepedulian sosial, menumbuhkan semangat persaudaraan, serta menghadirkan solusi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi tarbiyat, ceramah keagamaan, diskusi, serta pembinaan yang berfokus pada penguatan spiritual, akhlak, dan tanggung jawab sosial sebagai implementasi dari tema besar Jalsah Salanah tahun ini.
Melalui Jalsah Salanah 2026, Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia berharap semakin banyak anggota yang mampu menerjemahkan ajaran Islam ke dalam tindakan nyata, sehingga agama benar-benar menjadi sumber inspirasi, solusi, dan rahmat bagi masyarakat luas.

Tidak ada Respon