Wonosobo, Warta Ahmadiyah-Jemaat Ahmadiyah Wonosobo menggelar bakti sosial kesehatan dan pelatihan pembuatan pupuk organik dalam rangka memperingati Hari Khilafat Ahmadiyah ke-118. Kegiatan berlangsung pada 23–24 Mei 2026 di Tabligh Center Ahmadiyah Lengkong, Desa Binangun, Kecamatan Watumalang, Wonosobo.
Kegiatan tersebut menyasar masyarakat Dusun Lengkong yang berada di kawasan pegunungan sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Wonosobo. Akses menuju wilayah itu cukup terbatas sehingga layanan kesehatan belum mudah dijangkau warga.
Bakti sosial terlaksana atas dukungan Sekretaris Tabligh Pengurus Besar Jemaat Ahmadiyah Indonesia bersama Ketua PPMA, Wawan Rustiwan. Mayoritas masyarakat setempat berprofesi sebagai petani sayur dan hortikultura.
Baca juga: Paramadina dan Ahmadiyah Perkuat Dialog Antaragama di Tengah Polarisasi Generasi Muda
Rangkaian acara dibuka dengan doa bersama dan sambutan Amir Daerah Jateng 02. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengabdian sosial dan pembinaan generasi muda Ahmadiyah agar mampu memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Kegiatan juga diisi talkshow bertema Hari Khilafat yang menghadirkan Mln. Saeful Uyun dengan moderator Mln. Adil Saefudin. Diskusi membahas sejarah Khilafat Ahmadiyah serta kontribusinya dalam membangun nilai perdamaian dan kemanusiaan.
Selain itu, peserta mendapatkan pelatihan pembuatan pupuk organik bersama tim pertanian. Materi difokuskan pada solusi pertanian berkelanjutan agar petani tidak bergantung pada pupuk kimia yang harganya terus meningkat.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Purwokerto Sambut Hangat Kunjungan Mahasiswa UIN Saizu di Peace Center
Pada hari kedua, panitia mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bersama tim medis Rumah Sakit Rehmat Yogyakarta dan Divisi Homeopati Nasional Pengurus Pusat JAI.
Antusiasme warga terlihat tinggi selama pelayanan berlangsung. Sebanyak 89 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan dengan keluhan dominan berupa hipertensi, gangguan saraf, dan asam urat.
Melalui kegiatan ini, Jemaat Ahmadiyah berharap peringatan Hari Khilafat tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kontributor : Adil Saefudin
Editor : Munadi Ahmad

Tidak ada Respon