Tasikmalaya, Warta Ahmadiyah- Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan sholat idulfitri yang digelar Jemaat Ahmadiyah Singaparna di Masjid Baiturrahim, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.
Sejak Sabtu 21 Maret 2026 pagi, jamaah dari berbagai wilayah sekitar mulai berdatangan untuk mengikuti Sholat Idulfitri bersama setelah sebulan penuh menjalankan ibadah Ramadhan.
Pelaksanaan sholat id berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan suasana religius yang hangat.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah DIY Hadiri Sahur Keliling Sinta Nuriyah, Istri Gus Dur Serukan Persatuan
Momentum idulfitri ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi spiritual bagi para jamaah yang hadir.
Khutbah Idulfitri disampaikan oleh Mublaigh Jemaat Ahmadiyah, Mln Kamal Yusuf.
Ia mengingatkan bahwa idulfitri bukan sekadar tradisi lahiriah seperti mengenakan pakaian baru atau menikmati hidangan lebaran.
Baca juga: Berbagi Takjil, Lajnah Imaillah Cigintung Tebar Kebaikan
Menurutnya, idulfitri merupakan kesempatan untuk memperbaiki diri, terutama dalam memenuhi hak-hak sesama manusia dan mempererat hubungan sosial.
Mln Kamal Yusuf juga menjelaskan bahwa pada hari idulfitri, umat Islam memiliki tambahan kewajiban berupa sholat id, sehingga total kewajiban sholat menjadi enam waktu dalam sehari.
Dalam khutbahnya, ia menegaskan bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya terletak pada perayaan idulfitri, tetapi juga pada saat seseorang kembali bertaubat kepada Allah SWT.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Ciseeng Gelar Bazar Ramadhan dan Pengobatan Gratis untuk Warga
Setelah pelaksanaan sholat id, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan halal bihalal sebagai bentuk mempererat silaturahmi serta saling memaafkan.
Sebagian jamaah juga melanjutkan tradisi ziarah ke pemakaman keluarga. *
Kontributor: Tsabit Ahmad Somantri
Editor: Talhah Lukman A