Dars Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia di Markaz, Bogor.
Minggu, 15 Maret 2026
Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma shawli ala Muhammad wa ala Ali Muhammad kama sholaita ala Ibrahim wa ala Ali Ibrahim wa barik ala Muhammad wa ala Ali Muhammad kama barokka ala Ali Ibrahim wa ala Ali Ibrahim bapak ibu-ibu sedang pada sholat subuh yang saya muliakan. Insya’Allah.
Kita sekarang sudah berada pada penghujung bulan suci Ramadhan dan kurang lebih lima atau enam hari lagi ya kita berpuasa insya Allah.
Tentunya ada di dalam hari-hari ini kita harus banyak-banyak berdoa bersujud kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
Sebagaimana yang huzur kita sampaikan ya, khususnya di dalam khutbah jumat minggu lalu, dimana huzur menjelaskan secara cukup rinci ya mengenai kondisi geopolitik pada saat ini.
Kondisi yang sebetulnya cukup mengkhawatirkan untuk kita semua karena perang yang terjadi di Timur Tengah ini skalanya sudah sedemikian luas melibatkan banyak negara.
Saya kurang tahu persis berapa negara yang sudah terlibat pada saat ini, tetapi dalam satu minggu pertama saja perang berlangsung itu sudah melibatkan 15 negara. Jadi skalanya juga cukup luas.
Saya dapat informasi kemarin juga Korea Utara sudah entah provokasi atau bagaimana ya, tetapi rudal balistik itu sudahdilucurkan, taktik laut.
Sehingga negara Jepang dan Korea Selatan sudah alert. Sudah ada alarm.
Ini kondisinya memang berbahaya apalagi sekarang salah satu jalur perdagangan dan energi yang paling vital di dunia ini.
Dimana negara-negara penghasil minyak terbesar itu menyuplai minyaknya dari sana. Sudah ditutup Selat Hormuz dan ini kondisinya memang memang cukup menghawatirkan.
Beberapa negara juga seperti Mesir misalnya, Mesir itu sudah menaikkan harga BBM-nya 3 kali lipat.
Kemudian beberapa negara yang lain juga sama. Kemudian negara-negara tetangga kita, Thailand, Filipina, itu sudah mewajibkan semua pekerja kantoran pegawai negeri maupun swasta itu WFH seluruhnya.
Bertujuan untuk mengurangi mobilitas. Kemudian pak presiden, Pak Prabowo juga mungkin dua hari lalu.
Tapi saya baru lihat kemarin, jadi beliau juga menyampaikan di Indonesia pun boleh jadi akan diterapkan hal yang sama (WFH bagi pekerja).
Jadi memang kondisinya cukup berbahaya, sehingga Huzur menekankan kepada kita untuk banyak-banyak berdoa bersujud kehadiran Allah SWT.
Dan tentunya di dalam hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan ini, selain kita mendoakan untuk kebaikan dan kepentinganpribadi dan juga keluarga, tentunya kita pun doakan juga lah kondisi-kondisi yang terjadi di dunia ini.
Semoga situasinya membaik, kemudian semua pihak bisa menahan diri, yang lebih penting lagi mudah-mudahan umat Islam ini menyadari dan kemudian bersatu.
Tidak lagi seperti sekarang terpecah belah dan bahkan begitu disetirnya oleh negara-negara besar.
Kita pun harus paham sebagai murid-murid Imam Mahdi as. Pada bulan Desember 1905, Hazrat Masih Mauud as, pendiri Jemaat Muslim Ahmadiyah sudah menulis dalam buku Risalah Al Wasiat. Dimana beliau menyampaikan bahwa ini merupakan salah satu nubuwat.
Salah satu nubuwatan yang beliau terima bahwa seorang nazir, seorang pemberi peringatan itu sudah datang ke dunia. Tetapi dunia tidak menerimanya.
Namun Allah Ta’ala itu akan menerimanya dan akan mendukungnya dengan serangan-serangan yang dahsyat.
Jadi kita harus paham mengenai hal ini dan ini merupakan janji Allah SWT. Allah Ta’ala sudah berjanji bahwa Allah dan Rasul-Rasulnya itu pasti akan menang.
Kita melihat bagaimana dunia setelah beliau diutus ya, baik pada masa kehidupan Hazrat Masih Maud as maupun setelahnya, setelah beliau wafat. Dunia ini betul-betul dinamikanya begitu luar biasa yang terjadi.
Tidak hanya wabah dan bencana-bencana, tetapi juga bencana dalam bentuk peperangan ini pun menampilkan bentuk yang lebih kuas dan lebih dasar tadi.
Ada perang dunia pertama, perang dunia kedua, kemudian perang-perang dalam skala yang lebih kecil yang menghilangkan begitu banyaknya nyawa.
Tetapi kita pun harus ingat bahwa ada janji Allah SWT. Khususnya ketika terjadi wabah yang luar biasa ya yang melanda anak benua India dan sekitarnya.
Pada saat itu banyak orang-orang yang wafat karena wabah tersebut.
Tetapi Allah Ta’ala berjanji kepada hadirat masing-masing oleh SAW bahwa Allah Taala akan melindungi setiap orang yang berada di dalam dinding rumah beliau (Hazrat Mirza Ghulam Ahmad).
Nah, tentu tidak hanya dinding secara fisik, tapi kita sebagai murid-murid Imah Mahdi as, kita harus ingat betul akan janji Allah Taala ini dan tentu untuk mendapatkan anugerah tersebut,kita harus mendekatkan diri kepada jemaat.
banyak-banyak ke masjid banyak-banyak berupaya untuk melaksanakan apa yang dituntun oleh pendiri Jemaat Muslim Ahmadiyah maupun para khalifahnya.
Karena inilah satu-satunya jalan keselamatan di akhir zaman ini. Kesulitan demi kesulitan boleh jadi mungkin akan muncul.
Apalagi Huzur menyampaikan di dalam khutbah beliau bahwa beliau sendiri berpandangan bahwa Perang Dunia ketiga ini sebetulnya sudah dimulai.
Dan ini kita harus banyak-banyak berdoa kepada Allah SWT terkait dengan hal itu.
Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa melindungi kita dan keluarga kita dan seluruh jemaat.
Mudah-mudahan Allah Taala juga senantiasa memberikan kedamaian, menganugerahkan perdamaian kepada seluruh umat manusia di bumi ini.
Tentunya kita pun berdoa mudah-mudahan Allah Taala menyadarkan seluruh umat muslim supaya bersatu di bawah satu pimpinan yang tentunya kita sudah paham bahwa khilafah alamin haji nebuah ini sudah ditegakkan kembali oleh Allah SWT di muka bumi ini di akhir zaman. Jadi banyak-banyak berdoa.
Tentunya kita pun ada upaya-upaya lahirian untuk untuk apa di dalam bulan syawal ya terutama ya di penghujung Ramadhan kemudian setelah idul fitri.
Karena biasanya kecenderungan orang-orang apalagi di Indonesia ya itu untuk berlaku lebih konsumtif untuk membelanjakan banyak sekali barang-barang yang mungkin kita tidak perlukan atau mungkin kita bisa tunda dulu.
Nah jadi belanja-belanja yang sifatnya konsumtif, kemudian hal-hal yang sebetulnya tidak kita perlukan ini juga sebaiknya kita mulai mengeremlah. Tidak terlalu menghambur-hamburkan atau mengeluarkan uang.
Karena kita harus juga mulai ya mulai waspada.
Mulai bisa lebih ketat lagi dalam pengeluaran dan juga tentunya petunjuk-petunjuk yang Huzur sampaikan ya doa-doa yang Huzur amanahkan kepada kita untuk banyak baca.
Ini hendaknya harus kita amalkan. Demikian dars subuh saya sampaikan. Semoga bermanfaat bagi kita. Jazzakumulah ahsanal jazza. *