PMI Kabupaten Majelangka Acungi Jempol Gerakan Donor Darah

RedaksiNasional2 min
Gerakan Donor Darah Nasional wilayah Sadasari
A-AA+A++

PMI Kabupaten Majalengka menyambut positif aksi donor darah yang digalang oleh Jamaah Ahmadiyah Sadasari lewat Gerakan Donor Darah. Gerakan serupa juga dilgelar di beberapa kota seperti Jakarta, Bogor, Bandung, dan Yogyakarta.

MAJALENGKA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Majalengka bekerjasama dengan Jamaah Ahmadiyah Sadasari mengadakan donor darah massal, Sabtu (28/8) di Sekretariat PMI Kabupaten Majalengka. Selain sebagai antisipasi kurangnya stok kantong darah, aksi sosial ini sekaligus peringatan hari Khilafat Jamaah Ahmadiyah ke-108 yang jatuh satu hari sebelumnya atau Jumat (27/5).

baca juga: [feed url=”http://warta-ahmadiyah.org/tag/gerakan-donor-darah-nasional/feed/” number=”3″]

Mubaligh Jamaah Ahmadiyah Sadasari, Mln. Abdul Basith sedang diperiksa tim PMI sebelum melaksanakan donor darah
Mubaligh Jamaah Ahmadiyah Sadasari, Mln. Abdul Basith sedang diperiksa tim PMI sebelum melaksanakan donor darah

Dipimpin oleh Mubaligh Jamaah Ahmadiyah Sadasari, Mln. Abdul Basith sebanyak 31 warga Ahmadiyah mendaftar sebagai calon pendonor. Pihak PMI Kabupaten Majalengka sebelumnya meminta maaf karena tidak dapat mengadakan pengambilan darah di kantor Jamaah Ahmadiyah Sadasari. Namun hal tersebut tidak menyurutkan warga Ahmadiyah Sadasari untuk mendonorkan darahnya. Dari 31 calon pendonor terkumpul sebanyak 17 kantong darah.

Anggota Jemaat Ahmadiyah Sadasari sedang mendonorkan darahnya
Anggota Jemaat Ahmadiyah Sadasari sedang mendonorkan darahnya

Ijah, seorang pendonor sempat pingsan sesaat setelah diambil darahnya.

“Saya belum sarapan waktu itu,” ujar ibu tiga orang anak ini kepada Warta Ahmadiyah.

PMI Kabupaten Majalengka menyambut positif aksi donor darah yang digalang oleh Jamaah Ahmadiyah Sadasari lewat Gerakan Donor Darah. Gerakan serupa juga dilgelar di beberapa kota seperti Jakarta, Bogor, Bandung, dan Yogyakarta.

Kontributor : Abdul Mujieb
Editor : Talhah Lukman Ahmad