Clean The City Banyumas Raya dan Komunitas Lain Bebersih Alun-Alun, Puntung Rokok jadi Sasaran

Talhah Lukman ABerita2 min
Clean The City Banyumas
Clean The City Banyumas dan komunitas lain bersih-bersih.
A-AA+A++

Banyumas– Upaya membersihkan lingkungan dari limbah puntung rokok kembali digalakkan di Banyumas Raya.

Sebuah kolaborasi apik antara Clean The City Banyumas Raya, Pandawa Desa Banyumas, World Clean Up Day (WCD) Banyumas, dan Urup Project sukses menyelenggarakan aksi bersih-bersih di Alun-Alun Purwokerto, Sabtu 19 Juli 2025.

Kegiatan ini secara khusus menargetkan pengumpulan sampah puntung rokok, yang kerap luput dari perhatian.

Baca juga: KPHT dan Sundawani Gelar Pengobatan Gratis, Mubaligh Ahmadiyah Tasikmalaya: Semoga Terus Berlanjut

Diprakarsai oleh Angga Feri Setyawan, seorang pegiat lingkungan, kepemudaan, dan penggerak berbagai kegiatan pendidikan serta keorganisasian, acara ini berlangsung sejak pukul 15.30.

Diketahui ini merupakan kali keempat kegiatan serupa dilaksanakan, setelah sebelumnya sukses digelar di Alun-Alun dan GOR Purbalingga, serta GOR Satria dan Alun-Alun Purwokerto.

Angga Feri Setyawan menjelaskan tiga alasan utama mengapa fokus clean up kali ini.

Baca juga: Obituari KH Muhammad Imam Aziz, Sahabat Intelektual Ahmadiyah yang Alim dan Bersahaja

Salah satunya terkait puntung rokok merupakan salah satu jenis sampah terbanyak di dunia.

Dengan perkiraan 4,5 triliun puntung dibuang setiap tahunnya.

Dalam aksi bersih-bersih di Alun-Alun Purwokerto ini, tim gabungan berhasil mengumpulkan 2.867 puntung.

Baca juga: Gerak Cepat, Jemaat Ahmadiyah Tenjowaringin Bantu Korban Longsor Kampung Ciomas

Secara akumulatif, dari seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan, lebih dari 11 ribu puntung rokok kini telah berhasil diamankan dari lingkungan.

Komitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan dari bahaya puntung rokok tidak berhenti sampai di sini. Para penggiat berencana untuk melanjutkan kegiatan ini secara rutin di lokasi-lokasi lain. *

Kontributor: Ahmad Yusuf Widodo

Editor: Talhah Lukman A

Pos Terkait

Respon (1)

  1. saya nadila, mahasiswa universitas jendral soedirman yang tergabung dalam komunitas pandawa desa dan juga mengikuti kegiatan tersebut. daya akui, upaya2 yang dilakukan oleh gabungan komunitas ini keren, semoga kesadaran tetang lingkungan menyebar ke seluruh masyarakat purwokerto nantinya. hebat mantap semangattt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *