Kuningan – Peristiwa hanyutnya seorang anak di Desa Sadamantra, yang terjadi beberapa waktu lalu menggerakkan hati para anggota Jemaat Ahmadiyah Manislor.
Mereka bergabung dengan tim relawan siaga bencana, bersama Basarnas dan tim SAR, untuk membantu proses pencarian pada 21 Maret 2025.
Sekitar 20 relawan dari Jemaat Ahmadiyah Manislor aktif menyusuri sungai-sungai di sekitar Desa Sadamantra hingga melewati beberapa desa tetangga.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Cibeureum Gelar Bakti Sosial Jelang Ramadhan, Disambut Baik Tokoh Agama
Mereka bekerja sama dengan petugas pencarian lainnya, bahu-membahu menelusuri setiap sudut sungai yang berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban.
Setelah berjam-jam melakukan pencarian dengan penuh kesabaran dan ketekunan, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan korban. Rasa syukur dan lega menyelimuti seluruh tim, termasuk para relawan dari Jemaat Ahmadiyah Manislor, yang telah berpartisipasi aktif dalam operasi pencarian ini.
“Kami merasa terpanggil untuk membantu sesama yang sedang mengalami musibah. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami sebagai bagian dari masyarakat,” ujar salah seorang relawan Jemaat Ahmadiyah Manislor, Agus.
Baca juga: Ramadhan Damai, Kades Cipakat Hadiri Sedekah Ramadhan Jemaat Ahmadiyah Singaparna
Aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Jemaat Ahmadiyah Manislor ini mendapat apresiasi dari Basarnas dan tim SAR.
Mereka menilai, keterlibatan para relawan dari berbagai elemen masyarakat sangat membantu mempercepat proses pencarian.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari JAI Manislor dan seluruh relawan yang telah berpartisipasi. Solidaritas dan kerja sama seperti ini sangat penting dalam penanganan bencana,” kata seorang petugas Basarnas.
Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian masih sangat kuat di masyarakat.
Jemaat Ahmadiyah Manislor telah menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk saling membantu dalam situasi sulit. *
Kontributor: Fani Nurdiansah
Editor: Talhah Lukman A