Live In Sahabat MKAI 2015 : Nasrani itu Dipanggil Kyai

RedaksiNasional2 min
live-in-sahabat-mkai-2015-krucil-banjarnegara-mengenal-ahmadiyah-lebih-dekat-6
A-AA+A++

Ada yang menarik kala salah seorang Sahabat MKAI mewakili kelompoknya dalam sesi presentasi hasil observasi. Daniel pemuda keturunan Ambon itu mewakili kelompoknya untuk menyampaikan hasil observasinya dengan obyek sistem keuangan dalam Jemaat Ahmadiyah.

Daniel yang juga seorang penganut Nasrani tampil sangat percaya diri di depan forum. Sahabat MKAI ini sangat fasih memaparkan mengenai seluk beluk keuangan Ahmadiyah. Mulai dari apa itu pengorbana candah aam (infaq) sampai hal-hal teknis bagaimana cara penghitungan pengorbanan keuangan lainnya.

Dia mempresentasikan dengan pola 5 W + 1 H. Dengan cara ini menurutnya pola sistem keuangan Ahmadiyah dapat dibedah secara komprehensif, bahkan sampai akar-akarnya. “Maaf saya bermuka arab tapi lidah Indonesia, jadi agak susah sebut istilah arab hahaha.. .” candanya yang langsung disambut riuh Sahabat MKAI lainnya.

Presentasi yang disampaikan Sahabat Daniel mengupas tuntas sistem pengelolaan keuangan Ahmadiyah. Katanya “Saya tidak temukan kalo Inggris diisukan menyokong dana Ahmadiyah” tegas dia dengan nada sinis yang juga disambut riuh sahabat MKAI lainnya. Bahkan Kampung Krucil ini yang memberikan dana untuk Ahmadiyah internasional.

live-in-sahabat-mkai-2015-krucil-banjarnegara-mengenal-ahmadiyah-lebih-dekat-7
Daniel mendapatkan hadiah sebagai penyaji presentasi terbaik

Daniel rupanya tidak hanya jeli dan cerdas menyampaikan hasil observasinya. Namun dia juga pintar  merayu sahabat MKAI lainnya untuk tetap memyimak. Sampai-sampai salah seorang sahabat MKAI meneriakinya “kyai. ..” sambil mendatanginya dan dikenakannya peci putih ala kyai.

Beberapa poin yang dipaparkan dan Daniel sengaja tidak disajikan secara tuntas. “Pingin tahu. ..??! Bai’at dulu hahaha.. .” Forum pun diriuhkan dengan tertawaan sahabat MKAI yang menyimak dengan khusuk namun santai.

Di penghujung kagiatan live in pun tak heran jika Daniel dianugrahi sebagai kategori presentasi yang paling favorit. Dengan dihadiahi buku Mirza Ghulam Ahmad karya Ian Adamson. (Aziz)