Hampshire, Warta Ahmadiyah — Khalifah Muslim Ahmadiyah, Hazrat Mirza Masroor Ahmad, menyampaikan perkembangan terbaru Jemaat Muslim Ahmadiyah dalam pidatonya pada sesi ketiga Jalsah Salanah UK 2026 di Hampshire, Inggris, Minggu (26/7/2026). Dalam laporan tersebut, Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah anggota baru terbanyak di kawasan Asia.
Data yang disampaikan menunjukkan 267.596 orang dari lebih dari 600 bangsa dan kelompok etnis bergabung dengan Jemaat Muslim Ahmadiyah sepanjang periode pelaporan. Di kawasan Asia, Indonesia menempati posisi pertama dalam jumlah anggota baru, disusul India dan Bangladesh.
Baca juga: Staf Khusus Kemenag RI: Islam Berakar Perdamaian dan Penghormatan terhadap Sesama
Perkembangan tersebut turut diiringi dengan meluasnya aktivitas Jemaat di berbagai belahan dunia. Sepanjang tahun, Jemaat Muslim Ahmadiyah membentuk 398 jemaat baru di 811 lokasi, membangun 133 masjid, memperoleh 49 masjid melalui pembelian atau akuisisi, mendirikan 127 rumah misi mubaligh, serta membuka 40 rumah sakit baru sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Dalam bidang penerjemahan Al-Qur’an, Hazrat Mirza Masroor Ahmad juga menyampaikan bahwa Al-Qur’an kini telah tersedia dalam 79 bahasa, sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat dunia terhadap ajaran Islam.
Baca juga: Khalifah Muslim Ahmadiyah: Masa Depan Anak Dimulai dari Perempuan yang Terus Belajar
Perkembangan tersebut, menurut Khalifah Muslim Ahmadiyah, bukan semata diukur dari bertambahnya jumlah anggota ataupun pembangunan berbagai fasilitas. Yang lebih penting adalah menghadirkan nilai-nilai Islam melalui pelayanan kepada masyarakat, pendidikan, serta penguatan akhlak dan perdamaian.
Indonesia yang kembali mencatatkan pertumbuhan tertinggi di Asia menunjukkan bahwa dakwah Islam yang mengedepankan dialog, pelayanan, dan kontribusi sosial terus mendapat sambutan di tengah masyarakat. Bersama negara-negara lain, perkembangan tersebut menjadi bagian dari semakin luasnya penyebaran Jemaat Muslim Ahmadiyah di berbagai kawasan dunia.

Tidak ada Respon