Di Balik Jalsah Salanah, Ada Ribuan Perempuan yang Menjadi Pilar Pengabdian

Munadi AhmadMancanegara2 min
Saat ribuan peserta mengikuti Jalsah Salanah UK, ribuan perempuan justru bekerja di balik layar menjaga seluruh pelayanan tetap berjalan.
A-AA+A++

London, Warta Ahmadiyah — Ketika puluhan ribu peserta menghadiri Jalsah Salanah UK setiap tahun, perhatian publik umumnya tertuju pada pidato-pidato utama dan besarnya pertemuan internasional tersebut. Namun di balik seluruh rangkaian kegiatan, ada ribuan perempuan yang bekerja memastikan semuanya berjalan tertib dan nyaman.

Di kawasan khusus perempuan, para relawan mengelola berbagai layanan, mulai dari registrasi, konsumsi, pelayanan kesehatan, pendidikan anak, hingga logistik. Seluruhnya dijalankan secara sukarela sebagai bagian dari semangat melayani sesama.

Khalifatul Masih V, Hazrat Mirza Masroor Ahmad, menjelaskan bahwa Lajna Imaillah dibentuk agar perempuan mampu membangun hubungan yang kuat dengan Allah sekaligus menjadi teladan dalam ilmu, akhlak, dan pengabdian.

Baca juga: Warisan Terbaik Orang Tua Ternyata Bukan Harta, tetapi Keteladanan

“Lajna Imaillah didirikan agar perempuan Ahmadi dapat membangun hubungan dengan Allah secara mandiri, sehingga menjadi teladan dalam ketakwaan, ilmu, dan akhlak, serta menerangi dunia melalui potensi yang Allah karuniakan kepada mereka.”

Nilai tersebut tampak nyata selama Jalsah berlangsung. Di antara para relawan terdapat ibu-ibu yang tetap mengabdi sambil mendampingi anak-anaknya, tenaga kesehatan yang melayani peserta, hingga perempuan muda yang mengambil bagian dalam berbagai bidang pelayanan. Sementara itu, anak-anak perempuan mulai dikenalkan pada semangat melayani melalui tugas-tugas sederhana sesuai usia mereka.

Area perempuan di Jalsah bahkan berjalan layaknya sebuah kota kecil yang dikelola secara mandiri. Ribuan peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman berkat koordinasi para relawan yang bekerja di balik layar tanpa banyak mendapat sorotan.

Baca juga: Pengajian Gabungan Jemaat Ahmadiyah Pagentan Tekankan Pentingnya Pendidikan Agama Sejak Dini

Usai Jalsah Salanah 2024, Hazrat Mirza Masroor Ahmad secara khusus menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan—laki-laki, perempuan, anak-anak, maupun lansia—atas pengabdian mereka yang tulus dalam melayani para tamu dan peserta.

Melalui Jalsah Salanah UK 2026, kiprah para perempuan kembali menunjukkan bahwa kemuliaan tidak selalu hadir di atas panggung. Justru melalui pelayanan yang dilakukan dengan ikhlas, mereka menjadi pilar yang menjaga semangat persaudaraan, kepedulian, dan pengabdian tetap hidup di tengah pertemuan umat Islam dari berbagai penjuru dunia.