Lajnah Imaillah Indonesia Dukung Klinik Edukasi KBB, Perkuat Kolaborasi Lintas Institusi

Talhah Lukman ALajnah Imaillah2 min
Lajnah Imaillah Indonesia turut berpartisipasi dalam Lokakarya ke-2 bertema "Institusionalisasi Klinik Edukasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB)
A-AA+A++

Yogyakarta, Warta Ahmadiyah- Lajnah Imaillah Indonesia turut berpartisipasi dalam Lokakarya ke-2 bertema ‘Institusionalisasi Klinik Edukasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB): Pendekatan Hukum dan Masyarakat dalam Penanganan Kasus dan Kolaborasi Lintas Institusi.’

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Rabu, 1 Juli 2026.

Lokakarya yang merupakan kolaborasi Program Studi Magister Litigasi Fakultas Hukum UGM dan Program Studi Magister Agama dan Lintas Budaya (CRCS) Sekolah Pascasarjana UGM ini menjadi tindak lanjut dari pertemuan perdana yang digelar pada 10 Juni 2026.

Baca juga: Saatnya Agama Menjadi Solusi, Jalsah Salanah 2026 Angkat Peran Islam Menjawab Tantangan Zaman

Kegiatan tersebut mempertemukan akademisi, organisasi masyarakat sipil, komunitas lintas agama, serta perwakilan penyandang disabilitas untuk menyusun pedoman kerja Klinik Edukasi KBB Kolaboratif Yogyakarta.

Pedoman tersebut mencakup prinsip dan etika klinik, prosedur pencegahan serta penanganan kasus.

Termasuk strategi pendampingan kelompok rentan, hingga pola kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Baca juga: Jalsah Salanah USA 2026, Dua Lajnah Imaillah Asal Indonesia Ikut Berkontribusi

Lajnah Imaillah Indonesia diwakili oleh Luthfiyah yang aktif mengikuti diskusi dan memberikan masukan dalam perumusan strategi kolaborasi antarlembaga.

Menurutnya, lokakarya berlangsung dalam suasana yang konstruktif karena seluruh peserta memiliki visi yang sama untuk memperkuat Klinik Edukasi KBB melalui kerja sama berbagai institusi.

“Hal yang menarik adalah semua peserta memiliki semangat yang sama untuk mendukung Klinik KBB,” ujar Luthfiyah.

Writer: Rakhmat Fithri AdiEditor: Talhah Lukman A