Yogyakarta, Warta Ahmadiyah — Puluhan anak Waqf-e-Nau dari berbagai wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti Ijtima Waqf-e-Nau yang berlangsung di Masjid Fadli Umar, Yogyakarta, pada 13–14 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan generasi muda untuk memperkuat kecintaan kepada agama serta mempersiapkan kader-kader pengkhidmat Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia di masa depan.
Mengusung tema “Menghidupkan Kembali Ruh Waqf dan Pengkhidmatan Waqf-e-Nau”, kegiatan diikuti sekitar 95 peserta dan panitia. Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai agenda yang memadukan pembinaan rohani, pengembangan karakter, perlombaan, serta aktivitas olahraga.
Ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi para peserta. Menurutnya, Ijtima Waqf-e-Nau merupakan momentum penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus membangun semangat pengkhidmatan sejak usia dini.
Baca juga: Kelompok Tani Ansarullah Wanasigra Panen Daun Bawang Hasil Sistem Tumpangsari
Amir Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Didit Hadi Bariyanto, menekankan pentingnya pembinaan generasi Waqf-e-Nau sebagai aset masa depan Jemaat.
“Kami berharap anak-anak Waqf-e-Nau kelak menjadi Ahmadi yang profesional di bidangnya sekaligus siap berkhidmat untuk Jemaat. Mereka adalah generasi pilihan yang perlu terus dibimbing dan didorong agar berkembang secara rohani maupun intelektual,” ujarnya.
Sementara itu, Naib Sekretaris Waqf-e-Nau Pengurus Besar Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Muhammad Almahdi, mengibaratkan anak-anak Waqf-e-Nau sebagai tanaman yang ditanam dan dirawat dengan penuh doa serta pengorbanan orang tua.
Menurutnya, keberhasilan program Waqf-e-Nau sangat bergantung pada keterlibatan keluarga dalam membina, mengarahkan, dan mendampingi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang siap mengabdi kepada agama.
Baca juga: Perhimpunan Rahima Kunjungi Jemaat Ahmadiyah Singaparna untuk Dialog dan Tabayyun
Dalam kesempatan yang sama, Mubaligh Daerah DIY, Mln. Basyiruddin Soehartono, mengingatkan para peserta untuk menjaga salat dan memperkuat hubungan dengan Allah Ta’ala sebagai fondasi utama dalam meraih prestasi dan keberhasilan hidup.
Ijtima Waqf-e-Nau Jateng-DIY diharapkan mampu menumbuhkan semangat pengkhidmatan, mempererat persaudaraan antarpeserta, serta melahirkan generasi penerus yang berakhlak, berprestasi, dan siap mengabdikan diri bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan.

Tidak ada Respon