Jakarta, Warta Ahmadiyah- Peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 H bertepatan dengan Hari Khilafat Ahmadiyah ke-118 pada 27 Mei 2026. Momentum tersebut diperingati Jemaat Ahmadiyah di Masjid Al Hidayah, Jakarta Pusat, melalui salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban yang diikuti anggota Jemaat dan masyarakat sekitar.
Mubaligh Daerah DKI Jakarta, Mln. Saefullah Ahmad Farouk, mengatakan Idul Adha dan Hari Khilafat memiliki keterkaitan erat dalam membangun nilai pengorbanan dan penghambaan kepada Allah SWT.
Menurutnya, Idul Adha mengandung dua aspek penting, yakni Haqqulullah dan Haqqul Ibad. Ia menjelaskan penerimaan terhadap Khilafat Ahmadiyah merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT.
“Khilafat menjadi pembimbing dalam mencapai ketakwaan dan keimanan sejati kepada Allah,” ujarnya.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Bandung Dapat Kunjungan dari Akademisi UIN Sunan Gunung Djati
Selain itu, pengorbanan Idul Adha juga mengajarkan pentingnya memenuhi hak sesama manusia melalui kasih sayang, kepedulian sosial, dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menilai pertemuan Hari Khilafat dan Idul Adha dalam satu hari menjadi momentum istimewa untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Baca juga: Anggota Jemaat Tanjung Medan Gotong Royong Bangun Teras Masjid Sambut Acara Penting
Sementara itu, Ketua Jemaat Ahmadiyah DKI Jakarta, Aryudi, menyebut pelaksanaan kurban tahun ini berlangsung lebih bermakna karena bertepatan dengan Hari Khilafat Ahmadiyah.
Ia mengatakan Jemaat Ahmadiyah Jakarta Pusat berhasil menghimpun 7 sapi dan 14 kambing untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar Masjid Al Hidayah.
“Harapannya, keberkahan kurban dapat dirasakan masyarakat sekitar melalui pembagian sekitar 100 hingga 150 paket daging,” katanya.
Melalui momentum ini, Jemaat Ahmadiyah berharap nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan persaudaraan dapat semakin dirasakan masyarakat luas.

Tidak ada Respon