Banjarmasin, Warta Ahmadiyah – Semarak kegiatan Ijtima Waqf-e-Nau Wilayah Kaltengsel dihadiri oleh Sekretaris Waqf-e-Nau Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Ahmad Abdurrahman.
Puluhan peserta dari berbagai cabang hadir, menunjukkan antusiasme tinggi untuk mendengar ceramah dan nasehat dari para narasumber, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara peserta dan orang tua waqifeen.
Ijtima waqf-e-nau ini diselenggarakan selama dua hari dari tanggal 4 – 5 April 2026.
Baca juga: Perluas Akses Pendidikan, Amirnas Jemaat Ahmadiyah Indonesia Resmikan Rumah Belajar di Lampung
Para peserta memadati gedung Ahmadiyya Muslim Mission House di Jl.Dahlia Kebun Sayur, Banjarmasin.
Selama acara para peserta diarahkan kepada kegiatan-kegiatan kerohanian guna menumbuhkan cinta dan kedekatan kepada Allah SWT.
Selain itu mereka juga mendapatkan arahan langsung dari Sekretaris Waqf-e-Nau Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Ahmad Abdurrahman. guna mengambil pilihan profesi yang tepat sebagai waqifeen dan waqifat dalam menjung pengkhidmatan kepada jemaat sembari tidak meninggalkan kewajiban duniawiannya.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Makassar Perkuat Ilmu Penulisan Berita Lewat Pelatihan Jurnalistik
Para orang tua juga diberikan pembekalan secara khusus oleh para mubaligh dalam mendidik dan pembinaan kepada anak-anak mereka.
Doa dan dorongan orang tua adalah pondasi utama untuk merawat ruh waqf yang ditanamkan pada diri anak-anak.
Selain acara kerohanian para peserta juga mengikuti kegiatan jasmani guna menumbuhkan jiwa hidup sehat dan kuat seperti olahraga jalan sanatai dan games-games menarik lainnya.
Baca juga: Semangat Berbagi di Ramadhan, Lajnah Imaillah Manislor Tebar Takjil ke Pemudik
Antusiasme diperlihatkan oleh para peserta dan orang tua selama kegiatan-kegiatan berlangsung.
Ahmad Abdurrahman bahwa ijtima kali ini merupakan harapan Huzur ATBA agar dari segi ilmu keagamaannya dan keduniawiaannya, termasuk dalam kecintaan menjadali Al-Quran harus terdepat.
Tentunya semaksimalkan mungkin anak-anak waqf-e-nau dapat berkhidmat kepada jemaat.
Sementara itu Pembina Waqf-e-Nau Wilayah Kaltengsel, Bani Ahmad Lubis menyampaikan bahwa kami mengharapkan kepada para anak waqf-e-nau mengerti dan memahami silabuh untuk sesadaran tugas dan fungsi anak waqf.
Apapun profesinya mereka harus melaksanakan pengkhidmatan kepada jemaat.
Sebagai informasi, gerakan Waqf-e-Nau adalah program khusus di Jemaat Ahmadiyah, yang diinisiasi oleh Khalifatul Masih IV pada 3 April 1987.
Dimana orang tua mewakafkan atau mendedikasikan anak-anak mereka untuk mengabdi demi kepentingan agama, jemaat, dan kemanusiaan. (*)
Kontributor: Mansyur Ahmad Yahya
Editor: Talhah Lukman A