Pontianak, Warta Ahmadiyah – Anggota Jemaat Muslim Ahmadiyah di Pontianak melaksanakan sholat idulfitri dengan mengikuti keputusan Kementerian Agama RI.
Dimana pemerintahmenetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, usai Sidang Isbat.
Puasa Ramadhan tahun ini pun disempurnakan selama 30 hari.
Pelaksanaan sholat id berlangsung tertib, aman, dan khidmat, dengan imam dan khatib Mln. Jahid Ahmad Muztahidin yang merupakan Mubaligh Jemaat Muslim Ahmadiyah Kalimantan Barat .
Adapun materi khutbah yang disampaikan merujuk pada khutbah yang disampaikan oleh Hazrat Mirza Masroor Ahmad pada Jumat, 20 Maret 2026.
Dalam khutbahnya, jamaah diajak untuk memperkuat ketakwaan, persaudaraan, serta meneguhkan komitmen dalam menebarkan kedamaian di tengah masyarakat.
Baca juga: Ajarkan Kebaikan, Lajnah Imaillah Papua Ajak Anak-Anak Berbagi Takjil ke Warga
Anggota Jemaat Ahmadiyah juga diingatkan untuk senantiasa taat kepada pemerintah, termasuk dalam penetapan awal idulfitri, sebagai wujud menjaga persatuan dan keharmonisan.
Selain itu, doa bersama turut dipanjatkan untuk kondisi dunia, khususnya konflik di Timur Tengah, agar tidak meluas dan tidak mengarah pada perang dunia ketiga.
Harapan disampaikan agar dunia senantiasa berada dalam keadaan damai, aman, dan penuh keberkahan.
Usai sholat id, jamaah saling bersalaman dan melanjutkan dengan silaturahmi ke sesama anggota dan masyarakat. *
Kontributor: Sajid Ahmad S
Editor: Talhah Lukman A