London, Warta Ahmadiyah- Khalifah Islam Internasional, Hazrat Mirza Masroor Ahmad meminta negara-negara muslim bersatu di tengah situasi Timur Tengah yang memanas.
Hazrat Mirza Masroor Ahmad menyoroti situasi Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.
Dalam kesempatan khutbah Jumat, 6 Maret 2026, Hazrat Mirza Masroor secara spesifik meminta kepada negara-negara Muslim agar menempatkan kepercayaan mereka kepada Allah daripada kepada kekuatan besar.
Baca juga: AMSAW Indonesia Perkuat Inklusivitas dan Kolaborasi Lingkungan di SEA Youth Summit 2026
Hazrat Mirza Masroor Ahmad menekankan pentingnya persatuan antar negara Muslim sebagai langkah untuk mencapai kemakmuran dan stabilitas di wilayah mereka.
Pemimpin Jemaat Muslim Ahmadiyah berpandangan bahwa ketergantungan pada kekuatan Barat untuk keamanan telah menempatkan beberapa negara Muslim pada posisi rentan.
Menurut Hazrat Mirza Masroor Ahmad, kemandirian strategis dan politik sangat penting untuk menjaga kedaulatan dan melindungi rakyat dari intrik eksternal.
Baca juga: Program Masak dan Berbagi di Masjid Mahmudah Jemaat Ahmadiyah Gondrong Kenanga
Lebih lanjut, Hazrat Mirza Masroor Ahmad menilai keberadaan pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di sejumlah wilayah negara Muslim.
Keberadaan pangkalan militer ternyata mengakibatkan meningkatnya serangan di wilayah tersebut.
“Karena keberadaan pangkalan-pangkalan ini, kemungkinan serangan terhadap negara-negara Arab meningkat, dan akhirnya serangan-serangan tersebut memang terjadi,” ungkap Hazrat Mirza Masroor Ahmad.
Baca juga: Puluhan Peserta Hadiri Ijtima Waqaf e Nou Riau di Pangkalan Kerinci
“Akibatnya, perekonomian mereka juga mengalami kehancuran yang parah.”
Dorong Persatuan di Kalangan Negara- Negara Muslim
Hazrat Mirza Masroor Ahmad meminta pemerintah negara-negara Muslim untuk bersatu.
Pemimpin Muslim Ahmadiyah selanjutnya mendorong pemerintah dan politisi sejumlah negera Muslim untuk mengeyampingkan ego pribadi.
“Pemerintah negara-negara Muslim, para politisi dan penguasa mereka hendaknya mengesampingkan kepentingan pribadi mereka dan sebaliknya berupaya untuk menciptakan persatuan umat Islam,” ujar Hazrat Mirza Masroor Ahmad.
Menutup pernyataannya, Hazrat Mirza Masroor Ahmad memberikan nasihat bahwa umat Islam tidak boleh bergantung pada kekuatan-kekuatan negara barat untuk mendapatan keamanan dan kemakmuran. *
Sebagai informasi, mayoritas negara Muslim menghadapi ketergantungan pada barat karena faktor sejarah kolonial, kesenjangan teknologi, dan dominasi ekonomi global.
Kondisi ini terlihat jelas di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara.
Di mana kebutuhan akan teknologi modern, dukungan ekonomi, dan bantuan militer membuat beberapa negara sulit mandiri, sehingga memengaruhi kedaulatan dan strategi pembangunan wilayah tersebut. *