By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Warta Ahmadiyah
  • Beranda
  • Berita
    • Mancanegara
    • Nasional
    • Daerah
  • Organisasi
    • Ansharullah
    • Khuddam
    • Lajnah Imaillah
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Siaran Pers
Font ResizerAa
Warta AhmadiyahWarta Ahmadiyah
  • Beranda
  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Siaran Pers
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Siaran Pers
Follow US
  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Opini
  • Siaran Pers
© WartaAhmadiyah
Siaran Pers

Kesuksesan Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dalam Rangka Tasyakur 100 Tahun Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia 2025

By Redaksi Published 23 Februari 2026 2 Views
Share
Ilustrasi Musabaqah Tilawatil Quran. (Unsplash.com/Abdulloh Fauzan
SHARE

Oleh: Dendi Ahmad Daud, Sekretaris Talimul Qur’an dan Waqf-e-Arzi PB JAI

PENGANTAR

Tahun 2025 menjadi momen bersejarah bagi Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia (JAI). Satu abad perjalanan dakwah dan pengabdian di bumi Nusantara genap terlewati. Dalam rangka tasyakur atas usia seabad ini, Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia tidak hanya merayakan dengan seremonial belaka, tetapi juga menghidupkan semangat Al-Qur’an melalui penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang digelar di berbagai tingkatan, dari daerah hingga nasional. Kesuksesan penyelenggaraan MTQ ini patut diapresiasi, tidak hanya karena aspek seremonialnya, tetapi juga karena nilai-nilai inklusivitas, semangat kebangsaan, dan penguatan literasi Al-Qur’an yang diusungnya.

MENGHADIRKAN AL-QUR’AN SEBAGAI PUSAT SYUKUR

Puncak perhelatan MTQ Tasyakur 100 Tahun JAI berlangsung di Masjid Mahmudah, Gondrong, Tangerang, pada 8-9 November 2025 . Mengusung tema “Memancarkan Islam Penuh Cinta dan Kedamaian,” kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa rasa syukur atas satu abad perjalanan organisasi selayaknya diarahkan kepada kitab suci yang menjadi pedoman hidup. Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, dalam sambutannya menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan karunia dan mukjizat terbesar yang tidak hanya meningkatkan kecerdasan, tetapi juga standar akhlak dan perilaku manusia . Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pusat perayaan, JAI menunjukkan komitmennya untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai ilahiah di tengah dinamika usia organisasi yang memasuki satu abad.

PARTISIPASI LUAS DAN INKLUSIVITAS YANG MEMBANGGAKAN

Salah satu indikator kesuksesan MTQ ini adalah partisipasi yang sangat luas dan inklusif. Tingkat nasional yang digelar di Tangerang diikuti oleh 65 peserta finalis yang merupakan qori dan qoriah nasional dan internasional terbaik dari berbagai penjuru tanah air, mulai dari Aceh hingga Papua . Mereka berasal dari lembaga-lembaga pendidikan Islam terkemuka seperti Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, UIN Sunan Kalijaga, UIN Walisongo Semarang, Universitas Muhammadiyah Surakarta, serta berbagai pondok pesantren Al-Qur’an dari Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah . Yang lebih membanggakan, peserta tidak terbatas pada kalangan internal muslim Ahmadiyah saja, melainkan terbuka untuk umum, baik dari kalangan muslim Ahmadiyah maupun non-Ahmadiyah. Hal ini mencerminkan keterbukaan JAI dalam membangun kolaborasi dan silaturahmi kebangsaan.

Semangat inklusivitas ini juga terlihat di berbagai tingkatan daerah. Di Tasikmalaya misalnya, MTQ yang digelar dalam rangka Program Serasi Ramadhan diikuti 52 peserta dari 14 majelis cabang se-Tasikmalaya . Di Mataram, anak-anak muda Ahmadiyah NTB antusias mengikuti lomba serupa yang diikuti 25 peserta dari empat majelis . Bahkan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Festival MTQ Akhlak Qurani melibatkan 11 majelis taklim dari Kelurahan Jagakarsa dengan total peserta lebih dari 300 orang, menunjukkan sinergi yang telah terjalin lebih dari 15 tahun antara JAI dengan komunitas majelis taklim setempat .

KOLABORASI LINTAS KOMUNITAS DAN APRESIASI PEMERINTAH

Kesuksesan lain yang patut dicatat adalah terjalinnya kolaborasi strategis dengan berbagai elemen bangsa. MTQ Nasional di Tangerang terselenggara atas kerja sama antara Pengurus Besar JAI dengan Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis Indonesia (FKMTHI) . Ketua Umum FKMTHI, Abdus Salam, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud semangat keterbukaan dan kolaborasi lintas lembaga, sekaligus ajang bagi mahasiswa untuk menunjukkan literasi tinggi dan menerima saudara seiman dengan lapang dada .

Kolaborasi bahkan merambah hingga ke tingkat akar rumput. Di Bontang, Kalimantan Timur, pengurus JAI dengan proaktif menyambangi Masjid milik Jamaah Salafi dan Pondok Pesantren Nurul-Ichsan untuk mensosialisasikan lomba MTQN . Inisiatif ini disambut hangat dan menjadi jembatan silaturahmi yang mempererat hubungan antar komunitas muslim di kota tersebut.

Apresiasi juga datang dari pemerintah. Kepala Subdit Bina Paham Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, Dedi Slamet Riyadi, yang hadir langsung dalam acara puncak di Tangerang, menyampaikan dukungan dan apresiasinya. Ia menilai bahwa kegiatan seperti ini penting untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an umat Islam Indonesia yang masih perlu ditingkatkan. Ia menegaskan bahwa upaya seperti ini, baik dari pemerintah maupun komunitas keagamaan, diharapkan dapat melahirkan umat Islam yang lebih baik dalam memahami Al-Qur’an secara lebih dalam dan luas .

LEBIH DARI SEKADAR LOMBA: SEMINAR DAN PAMERAN AL-QUR’AN 100 BAHASA

MTQ Tasyakur 100 Tahun JAI tidak hanya berhenti pada perlombaan tilawah. Rangkaian acara juga diisi dengan Seminar Al-Qur’an Nasional yang menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka, seperti Dirjen Sains dan Teknologi Kemendikti Saintek RI, Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, yang juga merupakan tokoh Muhammadiyah, serta Guru Besar Tafsir Al-Qur’an UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Kusmana . Seminar dengan tema “Sejarah Terjemah dan Tafsir Al-Qur’an di Indonesia” ini menjadi forum ilmiah yang memperkaya wawasan para peserta tentang perjalanan penerjemahan dan penafsiran Al-Qur’an di Nusantara.

Dan yang tidak kalah menarik adalah pameran terjemahan Al-Qur’an dalam lebih dari 100 bahasa dunia dan bahasa lokal Indonesia . Pameran ini menjadi daya tarik tersendiri, membuka mata para pengunjung bahwa pesan Al-Qur’an telah diterjemahkan dan disebarluaskan ke berbagai penjuru dunia. Seorang peserta dari Majelis Taklim Nurul Hidayah, Astri, mengaku baru mengetahui bahwa Al-Qur’an telah diterjemahkan ke dalam 100 bahasa. Ia juga memuji penyelenggaraan festival yang tidak membeda-bedakan antarumat beragama .

PENUTUP

Kesuksesan penyelenggaraan MTQ dalam rangka Tasyakur 100 Tahun Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia 2025 bukanlah sekadar keberhasilan teknis kepanitiaan. Lebih dari itu, ini adalah keberhasilan dalam membangun jembatan, merawat kebhinekaan, dan menempatkan Al-Qur’an sebagai sumber cahaya yang menyatukan. Dengan melibatkan peserta dari berbagai latar belakang, menggandeng mitra lintas organisasi, mendapatkan apresiasi pemerintah, serta menyajikan pameran Al-Qur’an multilingual, JAI telah membuktikan bahwa di usia seabadnya, mereka tetap relevan sebagai bagian tak terpisahkan dari mozaik Islam Indonesia yang damai dan mencerdaskan.

Semoga semangat kecintaan terhadap Al-Qur’an ini terus terpelihara dan menjadi inspirasi bagi kita semua. *

You Might Also Like

Pemimpin Muslim Global Menyerukan De-Eskalasi Perang Palestina-Israel

INTERNATIONAL PEACE SYMPOSIUM: PANCASILA & INSPIRASI KEBEBASAN BERAGAMA

Siaran Pers: Tasyakur 115 Tahun Khilafat Islam Ahmadiyah, Satukan Indonesia Dalam Keberagaman

Siaran Pers: Berita Duka Kewafatan Amir Nasional Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Mln. H. Abdul Basit, Shd.

Siaran Pers: JAI Mengikuti Penetapan 1 Syawal Pemerintah, Serukan Idul Fitri dalam Kesederhanaan

By Redaksi
Follow:
MEDIA INFORMASI JEMAAT AHMADIYAH INDONESIA
Previous Article Aksi Superhero Ramadhan, Jemaat Ahmadiyah Denpasar Donorkan Darah
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Ahmadiyah

Warta Ahmadiyah merupakan sumber resmi Jemaat Ahmadiyah Indonesia yang menyajikan ragam informasi seputar kegiatan dan pandangan Ahmadiyah mengenai berbagai hal.

Kategori

  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Opini
  • Siaran Pers

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Berita

Copyright © 2025 wartaahmadiyah.org All rights reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?