Jakarta, Warta Ahmadiyah- Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Bapak Zaki Firdaus Syahid, ST MT beraudiensi dengan Staf Khusus Menteri Hukum Republik Indonesia, Carman Ansari EAR Latif, S.sos.
Pertemuan antar kedua pihak berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026 di Jakarta .
Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia berkomunikasi dengan pemerintah membahas isu-isu keagamaan dan kebangsaan.
Dalam audiensi tersebut Amir Nasional, Bapak Zaki Firdaus Syahid, ST MT juga menyampaikan perkembangan terkini terkait kondisi Jemaat Muslim Ahmadiyah di Indonesia.
Baca juga: Tanamkan Nilai Toleransi, Jemaat Ahmadiyah Bogor Gelar Wisata Edukasi untuk Anak-Anak
Dalam hal ini termasuk dinamika sosial dan keagamaan yang dihadapi dalam beberapa waktu terakhir.
Selain itu, turut dibahas isu-isu kontemporer keagamaan yang berkaitan dengan kehidupan beragama, toleransi, serta penghormatan terhadap prinsip-prinsip konstitusi dan hak asasi manusia.
Staf Khusus Menteri Hukum Republik Indonesia, Carman Ansari EAR Latif menyambut baik kunjungan dan penyampaian informasi dari Jemaat Muslim Ahmadiyah.
Baca juga: Donor Darah Nasional Tasyakur 100 Tahun Ahmadiyah Indonesia Himpun Seribu Lebih Kantong Darah
Dalam suasana dialog yang terbuka dan konstruktif, kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai pentingnya membangun ruang komunikasi yang sehat antara pemerintah dan kelompok-kelompok keagamaan.
Tujuan besarnya guna memperkuat kerukunan serta stabilitas sosial di Indonesia.
Audiensi ini juga menjadi langkah awal untuk menjajaki kemungkinan komunikasi lanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan terkait, termasuk unsur legislatif dan institusi lainnya.
Tujuannya guna memperluas pemahaman publik mengenai kontribusi Jemaat Ahmadiyah bagi masyarakat dan bangsa.
Pertemuan antara Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, ST MT berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat saling menghormati.
Jemaat Ahmadiyah Indonesia berharap dialog dan kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin ke depan, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam merawat kehidupan berbangsa yang damai, inklusif, dan berkeadilan. *
Kontributor: Muhammad Ghifari Misbahuddin
Editor: Talhah Lukman A