Silaturahmi Lintas Iman Kalbar Wujudkan Sinergi Media dan LBH untuk Toleransi

Munadi AhmadDaerah2 min
A-AA+A++

Pontianak, Warta Ahmadiyah — Jemaat Ahmadiyah Indonesia menggelar agenda Silaturahmi Lintas Iman bersama sejumlah tokoh agama, perwakilan media, dan lembaga hukum di Kalimantan Barat. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Zaki Firdaus Syahid Amir Nasional JAI beserta jajaran pengurus dan mubaligh daerah setempat guna memperkuat toleransi antarwarga.(21/10)

Mengusung semangat persaudaraan, kegiatan ini difokuskan pada sinergi antara komunitas agama, media massa, dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Upaya bersama tersebut diharapkan mampu mewujudkan lingkungan sosial Kalimantan Barat yang semakin damai dan menjunjung tinggi keberagaman.

Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Yogyakarta Kenang Jasa Romo Benny, Rawat Kebhinnekaan

Acara diawali dengan doa pembuka yang dipimpin langsung oleh Amir Nasional JAI. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menciptakan ruang perjumpaan sebagai fondasi utama dalam merawat kerukunan di tengah masyarakat majemuk.

Silaturahmi ini turut dihadiri oleh perwakilan Katedral Santo Yosef Pontianak, yakni Pastor Pionius Hendi, OFMCap dan Bruder Willem, OFMCap. Kehadiran Suster Paula dari Rumah Belas Kasih Pontianak juga semakin mempertegas dukungan tokoh lintas agama terhadap inisiatif perdamaian ini.

Selain tokoh Katolik, elemen masyarakat sipil dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Gusdurian, SAKA, dan perwakilan LBH juga turut ambil bagian. Keterlibatan mereka dinilai sangat strategis dalam mengawal isu-isu kemanusiaan melalui jalur advokasi hukum maupun pemberitaan media yang berimbang.

Baca juga: Mengenang Romo Benny: Melanjutkan Jejak Gus Dur, Merawat Kebhinekaan, dan Menjaga Demokrasi

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi perkenalan dari masing-masing perwakilan lembaga yang hadir. Momen ini dimanfaatkan untuk saling memahami visi tiap komunitas dalam upaya menjaga keharmonisan sosial di akar rumput.

Puncak pertemuan diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara tamu undangan dengan jajaran pengurus JAI. Pembahasan berfokus pada perancangan rencana kolaborasi program perdamaian yang dapat segera dieksekusi secara nyata di lapangan.

Melalui perjumpaan lintas komunitas ini, JAI berharap jalinan komunikasi antarlembaga dapat terus terjaga dan semakin solid. Sinergi yang kuat dari berbagai sektor ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam merawat iklim toleransi di wilayah Kalimantan Barat.