Rahima Kunjungi Peace Center Jemaat Ahmadiyah Tasikmalaya, Pelajari Praktik Merawat Keberagaman

Munadi AhmadDaerah2 min
Sesi ramah tamah Jemaat Muslim Ahmadiyah Tasikmalaya bersama Rahima
A-AA+A++

Tasikmalaya, Warta Ahmadiyah — Perkumpulan Rahima melakukan kunjungan silaturahmi ke Peace Center Jemaat Muslim Ahmadiyah Tasikmalaya pada Minggu (31/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi ruang dialog untuk mempelajari pengalaman Forum Bhinneka Tunggal Ika (FBTI) Tasikmalaya dalam merawat keberagaman dan memperkuat kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Rombongan dipimpin oleh Dr. Neng Hannah, M.Ag., akademisi dan dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang menaruh perhatian pada kajian filsafat Islam dan gender. Pertemuan turut dihadiri perwakilan agama Kristen, Konghucu, Jemaat Muslim Ahmadiyah Tasikmalaya, serta sejumlah mahasiswa dari Papua dan Nusa Tenggara Timur.

Dalam sesi dialog, Ketua FBTI Tasikmalaya, Asep Rizal Asyari, menjelaskan bahwa forum tersebut lahir pada 2016 sebagai respons terhadap berbagai persoalan intoleransi yang pernah terjadi di wilayah Tasikmalaya.

“Awalnya hanya pertemuan-pertemuan sederhana antar komunitas keagamaan sambil ngopi dan berdiskusi. Dari kebersamaan itu muncul kesadaran bahwa keberagaman perlu dirawat bersama, hingga akhirnya terbentuk Forum Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Baca juga: Wisata Tarbiyat Jemaat Ahmadiyah Palangka Raya Perkuat Kecintaan kepada Khilafat

Menurut Asep, FBTI tidak hanya menggelar dialog lintas iman, tetapi juga menjalankan berbagai program sosial seperti pengobatan gratis homeopati, donor darah, dan aksi kebersihan lingkungan yang melibatkan beragam unsur masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Mubalig Daerah Jemaat Muslim Ahmadiyah Tasikmalaya, Mln. Irfan Maulana, didampingi Amir Daerah Tasikmalaya Herisdiana, memaparkan berbagai kontribusi Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia dalam bidang kemanusiaan, pelayanan sosial, dan promosi perdamaian.

Ketua Daerah Lajnah Imaillah Tasikmalaya, Ranti Rahimah, turut menjelaskan peran perempuan Ahmadiyah dalam mendukung program pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat. Sebagai bentuk pertukaran literasi, ia menyerahkan buku Keadilan dan Perdamaian Sejati serta Kekacauan Global dan Kebutuhan Mendesak akan Persatuan Umat Islam karya Khalifatul Masih V.

Baca juga: Khuddam Connect Palangka Raya Perkuat Karakter Kader Muda Ahmadiyah di Alam Terbuka

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keterbukaan. Para peserta bertukar pandangan mengenai tantangan keberagaman di Indonesia, pentingnya ruang perjumpaan antarwarga, serta peran perempuan dalam membangun masyarakat yang inklusif.