Tebingtinggi – Bertempat di Kantor Kelurahan Satria, sejumlah pengurus jemaat Ahmadiyah Tebingtinggi dengan didampingi oleh muballigh daerah yang baru bertugas dicabang ini, berkunjung untuk rabtah dan bersilaturahmi dengan Lurah di Kelurahan Satria.
Kedatangan para pengurus ke kantor kelurahan tersebut di sambut dengan ramah oleh lurah Mahari Purba.
Dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terimakasih atas kunjungannya tersebut , dan ia meminta penjelasan tentang beberapa hal yang berkaitan tentang keyakinan Jemaat Ahmadiyah.
Mubaligh Jemaat Ahmadiyah Tebingtinggi, Mln Rustandi yang saat itu ditunjuk sebagai wakil pembicara, terlebih dahulu memperkenalan beberapa jajaran pengurus dan kemudian menyampaikan berbagai penjelasan terkait dengan Ahmadiyah. Ia menyampaikan bahwa
“Ahmadiyah adalah merupakan salah satu organisasi Islam yang memiliki keyakinan dan akidah sama dengan Islam pada umumnya, yaitu meyakini dan menjalankan rukun Islam dan juga rukun iman” ungkapnya.
Menanggapi penjelasan tersebut Maharai Purba bertanya tentang beberapa peristiwa presekusi yang menimpa Jemaat Ahmadiyah.
“Apabila Ahmadiyah dan juga Islam pada umumnya memiliki kesamaan akidah, lantas apa yang menyebabkan beberapa masjid Ahmadiyah itu di lempari bahkan di hancurkan?” tanyanya.
Menjawab pertanyaan tersebut Mln Rustandi menjelaskan kembali
“Adanya ketidak senangan tersebut karena dipicu berbagai fitnah yang tidak benar, diantaranya bahwa kami memiliki kitab suci baru, syahadat baru dan juga nabi baru, dan kesemuanya itu pastinya tidak benar” jelasnya.
Mln. Rustandi pun menambahkan tentang perbedaan Islam Ahmadiyah dan Islam pada umumnya,
“Perbedaannya hanya satu saja bahwa, orang-orang Ahmadi telah meyakini bahwa Imam Mahdi dan juga Al-Masih yang kedatangannya telah dijanjikan oleh Yang Mulia Nabi Muhammad Saw, telah kami imani dalam wujud pendiri jemaah Muslim Ahmadiyah yaitu Mirza Ghulam Ahmad”, tambahnya lagi.
“Dasar keyakinan kami mengimani pendiri jemaat muslim Ahmadiyah sebagai imam Mahdi adalah karena adanya pesan dan wasiyat Nabi Muhammad Saw tentang pentingnya berbaiat dan juga wajibnya mengimani imam Mahdi, dan perintah baiat dan beriman tersebut ada semuanya dijelaskan dalam Al-Qur’an maupun hadits,” sambungnya.
Satu jam lebih tanya jawab antara lurah dan juga muballigh Ahmadiyah Cabang Tebingtinggi berlangsung, dan antusias Bu lurah terlihat disaat beliau membaca 10 janji baiat yang di sodorkan ketua cabang bapak Juli Rafi Firdaus.
Dengan memuji isi butir-butir sepuluh janji Bai’at tersebut Bu lurah mengungkapkan kekagumannya.
Akhir dari kunjungan silaturahmi inipun diabadikan dengan sesi foto bersama, dan selain itu diserahkan juga beberapa buku sebagai hadiah yaitu buku Sumbangsih Ahmadiyah bagi Negeri, Tuntunan Ibadah sholat, Buku Legalitas Ahmadiyah, dan SK kepengurusan periode 2022-2025. *