Tasikmalaya, Warta Ahmadiyah – Jemaat Ahmadiyah Singaparna menggelar kegiatan tarbiyat gabungan yang dirangkai dengan tasyakur 100 tahun Ahmadiyah Indonesia.
Sekaligus di momen tersebut juga bertepatan dengan tasyakur 100 tahun berdirinya Masjid Baiturrahim.
Tiga agenda penting ini digelar pada Minggu, 28 Desember 2025.
Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Baiturrahim yang berlokasi di Kampung Babakan Sindang, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.
Masjid Baiturrahim yang didirikan pada tahun 1925 memiliki nilai historis penting bagi Jemaat Ahmadiyah Singaparna.
Masjid ini merupakan masjid pertama Jemaat Ahmadiyah di wilayah Singaparna dan menjadi pondasi awal berkembangnya aktivitas keagamaan serta pembinaan jamaah hingga saat ini.
Baca juga: Libatkan Warga, Lajnah Imaillah Singkut Hadirkan Berbagai Kegiatan di Momen Hari Ibu
Rangkaian kegiatan diawali dengan penayangan video dokumenter yang menampilkan perjalanan sejarah Jemaat Ahmadiyah Singaparna sejak awal berdiri hingga perkembangannya saat ini.
Video tersebut merekam berbagai momen penting, termasuk peran sentral Masjid Baiturrahim dalam mendukung aktivitas keagamaan, sosial, dan pendidikan jamaah dari generasi ke generasi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pematerian interaktif bertema ‘Memaknai Tasyakur 100 Tahun Jemaat Ahmadiyah Indonesia’.
Baca juga: Sambut Tahun 2026, Jemaat Ahmadiyah Sukapura Aksi Bersih-Bersih Lingkungan Masjid
Materi disampaikan oleh Mubaligh Jemaat Ahmadiyah Singaparna, Mln. Kamal Yusuf, Amir Daerah Jemaat Ahmadiyah Tasikmalaya, Heris Diana, serta Nazim Ansharullah Jabar Nanang Ahmad Hidayat.
Dalam pemaparannya, para pemateri menekankan pentingnya tasyakur sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas keberlangsungan jemaat selama satu abad, sekaligus sebagai momentum evaluasi dan penguatan komitmen pengkhidmatan jamaah di masa mendatang.
Suasana semakin hidup dengan digelarnya kuis interaktif seputar sejarah Jemaat Ahmadiyah Singaparna dan Masjid Baiturrahim.
Anggota dari berbagai usia tampak antusias mengikuti sesi ini, yang bertujuan untuk menumbuhkan kembali kesadaran sejarah serta memperkuat rasa memiliki terhadap warisan perjuangan para pendahulu.
Rangkaian kegiatan tasyakur ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keberkahan, persatuan, dan kemajuan Jemaat Ahmadiyah, dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat zuhur berjamaah.
Kegiatan ini menjadi refleksi spiritual sekaligus peneguhan tekad jamaah untuk terus berkhidmat, menjaga nilai-nilai keislaman, dan melanjutkan estafet perjuangan jemaat di masa depan. *
Kontributor: Tsabit Ahmad Somantri
Editor: Talhah Lukman A
Mubarak atas kegiatannya, semoga menambah kecintaan kepada jemaat semakin bertambah. Aamiin.