Jalsah Salanah Papua 2026 Resmi Ditutup, Pesan Penguatan Akhlak Jadi Sorotan

Talhah Lukman ADaerah2 min
Hari ketiga Jalsah Salanah Jemaat Muslim Ahmadiyah Papua di Cabang Kurik, Kabupaten Merauke, Minggu (05/07/2026), diisi dengan rangkaian ibadah dan materi yang menekankan pembinaan akhlak serta penguatan keimanan
A-AA+A++

Merauke, Warta Ahmadiyah- Jalsah Salanah Jemaat Muslim Ahmadiyah Papua memasuki hari ketiga di JAI Kurik, Kabupaten Merauke pada Minggu, 5 Juli 2026.

Hari terakhir berlangsung khidmat dengan rangkaian ibadah, ceramah, serta doa penutup yang menekankan pembinaan akhlak dan penguatan keimanan.

Kegiatan diawali shalat tahajud berjamaah pukul 03.30 WIT yang dipimpin Mln. Taufiq M. Hadi.


Baca juga: Jalsah Salanah Ahmadiyah Jadi Ajakan Nyata Jadikan Agama Solusi bagi Bangsa

Usai tahajud, peserta mengikuti dars subuh bersama Amin Muhalif bertema menjaga akhlak di era digital melalui penggunaan media sosial secara bertanggung jawab.

Materi tersebut mengajak umat Islam menjaga tutur kata, etika, serta menghormati sesama, baik di kehidupan nyata maupun ruang digital.

Sesi penutup dimulai pukul 08.30 WIT dan dibuka oleh Amir Daerah Papua, Okto Purnomo.

Baca juga: Lajnah Imaillah Indonesia Kunjungi Masjid Ahmadiyah Amerika Serikat, Terkesan Semangat Pengorbanan

Acara diawali pembacaan Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 103-105 oleh Indra.

Suasana semakin khusyuk dengan pembacaan nazm berjudul Deen-e-Ahmad yang disampaikan Mln. Rushardi Abdus Sattar.

Ceramah terakhir dibawakan Mln. Taufiq M. Hadi bertema ‘Memperlihatkan Islam yang Bersih, Transparan, dan Berintegritas’.

Baca juga: Jalsah Salanah Dinilai Perkuat Dialog dan Kolaborasi di Tengah Keberagaman

Ia menegaskan bahwa akhlak menjadi sarana dakwah paling kuat dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu pesan yang disampaikan berbunyi, “Akhlak kita adalah bentuk tabligh yang paling kuat.”

Pidato penutup kemudian disampaikan Mln. Abdul Ghani sekaligus memimpin doa bagi seluruh peserta Jalsah Salanah Papua. *